trubus.id
Percepat Kualitas Pembangunan, Mitra Sumba Membangun Lakukan MoU dengan Pemda Sumba Barat Daya

Percepat Kualitas Pembangunan, Mitra Sumba Membangun Lakukan MoU dengan Pemda Sumba Barat Daya

Thomas Aquinus - Jumat, 29 Nov 2019 12:00 WIB

Trubus.id -- Yayasan Bina Swadaya, MEDCO Foundation dan Masyarakat Pendidikan Sejati (MPS) yang tergabung dalam sebuah Konsorsium Mitra Sumba Membangun melakukan penandatangan nota kesepahaman (Mou) peningkatan sinergi dalam rangka upaya percepatan dan peningkatan kualitas pembangunan Sumba Barat Daya, di rumah dinas Bupati Sumba Barat Daya di Tambolaka, NTT, Kamis (29/11).

Sebelum melakukan nota kesepahaman, konsorsium Mitra Sumba Membangun sudah beberapa kali melakukan Focus Group Discussion (FGD) dengan Bupati Sumba Barat Daya, Kornelius Kodi Mete di Jakarta. Adapun FGD dilakukan untuk memperoleh masukan atau informasi mengenai permasalahan yang bersifat lokal dan spesifik.
Pengurus Yayasan Bina Swadaya, Indro Surono yang turut hadir dalam penandatangan tersebut mengutarakan, dengan kolaborasi ini maka konsorsium Mitra Sumba Membangun akan mematangkan lagi program yang dilakukan sesusai dengan kopentensi masing-masing lembaga. 

“Jadi misalnya MEDCO punya kopetensi terkait dengan energi listrik maka mereka potensi disitu, lalu Bina Swadaya terkait dengan membangun desa tentu melalui penguatan-penguatan kelembagaan desa, pertanian, BUMDes, KSM dan sebagainya”, ujarnya. 

Baca Lainnya : Program Bangun Desa di Sumba Barat Daya Sentuh Kebutuhan Dasar Masyarakat

Dikatakannya, Bina Swadaya nantinya akan lebih kuat pada aspek desa seperti ekonomi desa, pertanian dan wisata. Sementara itu, Masyarakat Pendidikan Sejati (MPS) kedepannya akan berkontribusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

“Kolaborasinya akan seperti itu yang nantinya akan disinergikan dengan program-program Pemda yang sudah ada di dalam rancangan dengan program mereka yang sudah di danai oleh APBD. Jadi nanti kita sinergikan antara rencana kegiatan dari Pemda kemudian dengan ide-ide yang ada di kita nanti ditemukan lagi”, terangnya. 

Dengan dilakukannya penandatangan MoU tersebut, Indro mengatakan setiap lembaga akan melakukan assessment di lapangan untuk mendapatkan gambaran permasalahan maupun potensi yang lebih jelas dan konkrit. 

Baca Lainnya : Membangun Sumba Barat Daya dari Desa dengan Program 3 Plus 3

“Perkiraan akan running mulai Maret 2020, dalam konteks yang bisa dilakukan setelah dilakukan pemetaan potensi”, katanya.  

Dirinya juga berharap kolaborasi dapat berjalan dengan lancer selama masa jabatan Bupati.  

“Kita akan sama-sama bersama mitra konsorsium akan mensupport Pemda Sumba Barat Daya, paling tidak sampai 5 tahun hingga masa jabatan Bupati berakhir”, pungkasnya. [NN]

 

Editor : Thomas Aquinus

Berita Terkait

05 Des 2019
05 Des 2019
05 Des 2019

Baca Juga

Berita Lainnya