trubus.id
Toraja Utara Memiliki 'Stonehenge' Seperti yang Ada di Inggris

Toraja Utara Memiliki 'Stonehenge' Seperti yang Ada di Inggris

Hernawan Nugroho - Senin, 25 Nov 2019 16:30 WIB

Trubus.id -- Apa di antara Trubus Mania ada yang pernah mengunjungi Toraja Utara? Kabupaten Toraja Utara terletak di Sulawesi Selatan. Di Kabupaten di Toraja Utara, ada sebuah situs warisan budaya dunia yang mirip dengan Stonehenge di Inggris.

Itu adalah Menhir di Bori’ Kalimbuang yang mirip Stonehenge Bori’ Kalimbuang adalah salah satu situs warisan budaya dunia yang diakui oleh UNESCO. Batu-batuan ini letaknya di Jalan Poros Barana’, Pangli, Kelurahan Bori, Kecamatan Sesean, Kabupaten Toraja Utara.

Baca Lainnya : Pulau Mahoro, 'Surga' Tersembunyi di Sulawesi Utara

Obyek wisata Bori’ Kalimbuang ini sudah ada sejak 1718. Tempat itu letaknya tidak terlalu jauh dari ibu kota kecamatan Toraja Utara, yaitu Rantepao. Bori’ Kalimbuang disebut mirip dengan Stonehenge yang ada di Inggris karena sama-sama memiliki batu-batu yang tegak berdiri dengan berbagai ukuran.

Batu-batu itu disebut menhir. Di Bori’ Kalimbuang, kira-kira ada 102 menhir. Batu menhir yang ada di Bori’ Kalimbuang itu bukan ada di sana secara alami, melainkan dibentuk dan ditanam dalam tanah. Pembentukan dan penanaman batu itu juga hanya dilakukan oleh orang tertentu saja.

Rumah adat Toraja (foto: iqbalkautsar)

Ada Apa Lagi di Bori’ Kalimbuang? Selain ada menhir, di sana juga ada rumah adat Toraja, yaitu rumah Tongkonan.

Kemudian, laman Travelingyuk menginformasikan, ada juga Balakkayan atau rumah panggung khas Toraja. Balakkayan ini adalah tempat untuk membagikan daging sembelihan kerbau atau babi yang disembelih dalam ritual Mantunu Tedong dalam upacara kematian Rambu Solo'.

Saat ritual itu, pembagian dagingnya diurutkan dari orang yang paling penting sampai hingga warga biasa. Namun semua orang akan mendapatkan bagian daging masing-masing. Di Bori’ Kalimbuang juga ada Lakkian yang jadi tempat persemayaman jenazah saat upacara Rambu Solo'.

Kita bisa melihat berbagai bangunan khas suku Toraja di Bori' Kalimbuang. Bentuk bangunan Lakkian ini mirip dengan Tongkonan, bedanya Lakkian ukurannya lebih kecil dan tidak berdinding.

Di Lakkian, ada dua lantai, di lantai pertama ada tempat duduk untuk keluarga yang berduka. Kemudian jenazah disemayamkan di lantai dua Lakkian selama upacara berlangsung. Kita juga bisa melihat bagian dari adat Toraja lainnya, seperti kuburan batu, tanduk kerbau di Tongkonan, hingga makam bayi.

Kuburan bayi di batu (foto: iqbalkautsar)

Kuburan batu khas Suku Toraja. Di Toraja, makam bayi ini berbeda dengan tempat lain. Jenazah yang masih bayi disemayamkan di dalam batang pohon Tarra yang sudah dilubangi. Kemudian setelah dimasukkan, bagian lubang itu ditutup dengan ijuk.

Baca Lainnya : Kampung Adat Ratenggaro, Wisata Eksotis Tersembunyi di Pulau Sumba

Pohon Tarra yang digunakan untuk makam bayi itu memiliki banyak getah. Menurut kepercayaan dalam budaya Toraja, nantinya getah itu menggantikan air susu ibu untuk bayi yang sudah meninggal. Dengan mengunjungi Bori’ Kalimbuang, kita jadi bisa belajar berbagai budaya dan adat istiadat Suku Toraja.

Editor : System

Berita Terkait

05 Des 2019
05 Des 2019
05 Des 2019

Baca Juga

Berita Lainnya