trubus.id
IPB University Tempatkan Fasilitator SLAK di Kabupaten Tegal

IPB University Tempatkan Fasilitator SLAK di Kabupaten Tegal

Thomas Aquinus - Minggu, 24 Nov 2019 12:00 WIB

Trubus.id -- Tim Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University  menempatkan fasilitator Stasiun Lapang Agro Kreatif (SLAK) LPPM IPB University ke Desa Tuwel, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal. Tim LPPM IPB University,  Jeffry Setiawan, SSi dan Tri Widi Astuti, SPi diterima  oleh Darmanto, MSi Kepala Bidang Litbang Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tegal, di Kantor Bappeda Kabupaten Tegal, beberapa waktu lalu.

Jeffry Setiawan  menyampaikan bahwa fasilitator SLAK  akan berada di lokasi sampai tanggal 31 Desember 2019. "Rencananya akan ada kegiatan monitoring dan evaluasi kegiatan SLAK oleh pimpinan LPPM IPB  University untuk melihat sejauhmana fasilitator dapat berkontribusi bersama masyarakat di Desa Tuwel dalam kegiatan budi daya bawang putih," ujarnya.

Sementara Kepala Bidang Litbang Bappeda Kabupaten Tegal, Darmanto, MS menyampaikan, Bappeda telah berkoordinasi  dengan Kepala Desa Tuwel terkait kegiatan SLAK. “Kami mengapresiasi kegiatan SLAK ini. Kami berharap dengan penempatan alumi IPB University di sentra produksi pertanian, dapat memberikan pendampingan kepada para petani khususnya petani bawang putih karena produktivitas bawang putih di wilayah ini tengah menurun. Pendampingan dapat dilakukan bisa dari segi budi daya maupun kegiatan ekonominya," katanya dalam keterangan ertulis yang di terima Trubus.id.

Baca Lainnya : Mahasiswa IPB University Kampanyekan Zero Waste

Pada 13 November 2019, Tim LPPM IPB University beserta fasilitator SLAK melakukan diskusi dengan Kepala Desa Tuwel, Saeful. Dalam pertemuan tersebut, Saeful menyambut baik kehadiran fasilitator SLAK yang ditempatkan di Desa Tuwel.

“Saat ini, petani terkendala dengan kondisi pemasaran bawang putih yang harganya relatif rendah di pasaran sebab bawang putih lokal kita bersaing dengan bawang putih impor yang harganya lebih murah. Selain itu, bawang putih yang kita panen juga memiliki ukuran yang kecil-kecil sehingga tidak ada yang mau menampung hasil panen karena ukurannya tidak memenuhi grade," tuturnya.

Baca Lainnya : IPB University Gagas Kelurahan Situ Gede Menjadi Lokasi Wisata Pertanian Kota

Setelah diskusi, selanjutnya Saeful mengarahkan fasilitator untuk tinggal bersama kelompok tani yang aktif dalam kegiatan budidaya bawang putih. Harapannya, kehadiran Fasilitator SLAK LPPM IPB University di Kabupaten Tegal dapat membantu petani dalam meningkatkan produktivitas komoditas bawang putih khususnya di Desa Tuwel, Kabupaten Tegal.
 

 

Editor : Thomas Aquinus

Berita Terkait

31 Mar 2020
31 Mar 2020
31 Mar 2020

Baca Juga

Berita Lainnya