trubus.id
Nikmati Sandboarding di Pantai Selatan Pulau Jawa, Hanya Dua Lokasi di Dunia

Nikmati Sandboarding di Pantai Selatan Pulau Jawa, Hanya Dua Lokasi di Dunia

Hernawan Nugroho - Selasa, 12 Nov 2019 20:00 WIB

Trubus.id -- Sandboarding atau selancar pasir merupakan sebuah olahraga ekstrem yang cukup terkenal di dunia. Untuk bermain sandboarding, kita harus meluncur dari atas pasir dengan sebuah papan luncur. Di Indonesia aktivitas tersebut bisa dilakukan di Gumuk Pasir atau Padang Pasir Parangkusumo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Meski sandboarding merupakan olahraga yang cukup menantang, namun olahraga ini tetap aman untuk dicoba, kok. Sebelum bermain sandbording, kita juga akan dibekali alat pengaman, berupa ada helm serta pengaman lutut dan kaki. Setelah semuanya dikenakan, barulah mengambil posisi untuk meluncur. Kita pun akan meluncur dari ketinggian sekitar 5-7 meter. Tentu hal ini membuat adrenalin kita terpacu, dan merasakan pengalaman baru berselancar di pasir.

Baca Lainnya : Sadar Pariwisata, Indahnya Pantai Kayu Angin Hasil Gotong Royong Warga

Banyak pula wisatawan yang justru ketagihan ingin kembali meluncur dengan naik ke bagian atas padang pasir untuk meluncur lagi. Mereka pun mencoba meluncur dengan berbagai macam gaya, meski begitu wisatawan diminta tetap hati-hati. Sebab, walau jatuh di pasir rasanya tetap terasa sakit, dan tak jarang membuat kulit terluka bahkan patah tulang.

Laman Travelingyuk menginformasikan, keberadaan Gumuk Pasir di Pesisir Selatan Yogyakarta ternyata hanya ada dua di dunia, yakni di Meksiko dan Yogyakarta itu sendiri. Hal ini tentu membuat kita merasa bangga, dan memiliki tugas khusus untuk menjaga dan melestarikan goresan seni dari alam ini.

Baca Lainnya : Pantai Sadranan Gunungkidul, Tempat Snorkling Baru di Yogyakarta

Terbentuknya Gumuk Pasir ini tergolong unik, ternyata sumber pasirnya berasal dari Gunung Merapi. Material Gunung Merapi yang berupa batu-batu besar tersebut turun melalui sungai yang berhulu dan bermuara di Pantai Selatan. Sisa material Gunung Merapi yang sampai Pantai Selatan ini pun sudah dalam kondisi kering, lalu berkumpul dan membentuk layaknya bukit pasir seperti sekarang.

 

Editor : Thomas Aquinus

Berita Terkait

07 Agu 2020
04 Agu 2020
03 Agu 2020