trubus.id
Tips untuk Membawa Pulang Anjing Kedua

Tips untuk Membawa Pulang Anjing Kedua

Hernawan Nugroho - Rabu, 06 Nov 2019 12:30 WIB

Trubus.id -- Trubus Mania mempertimbangkan untuk membawa pulang anjing atau anak anjing baru. Sebelum menambahkan anjing kedua, berikut adalah beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. Evaluasi anjing kita saat ini, apakah dua anjing dapat bermain baik dengan orang lain? Yakinkah ingin menambahkan anggota keluarga berbulu baru, tetapi apakah disisi anjing lama benar-benar menginginkan teman?

Menurut laman PetWorld, salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan orang-orang adalah saat pemilik ingin menambahkan anjing kedua ke rumah tangga, di mana saat itu anjing yang lama tidak memiliki keinginan apa pun untuk bersama anjing lain. Ada juga banyak anjing yang tidak ramah terhadap anjing lain.

Bayangkan aniing mendadak memiliki teman sekamar, padahal tidak diminta, lalu ternyata tidak suka, dan celakanya tidak bisa menolak atau pindah. Kecemasan dan stres hidup dengan anjing yg tak dikehendaki menyebabkan banyak masalah di kemudian hari.

Perhatikan bahasa tubuh anjing saat bertemu dengan anjing lain. Jika ia memberi tanda-tanda peringatan seperti menguap, menjilat bibir, menunjukkan giginya atau menggeram, singkirkan dia dari situasi tersebut. Jika dia pilih-pilih tentang teman bermainnya atau memiliki masalah perilaku, itu ide yang baik untuk bekerja dengan pelatih sebelum berpikir tentang menambah anjing kedua.

Baca Lainnya : Sudah Dipenuhi Makanannya, Masihkah Anjing Berpeluang Terkena Malnutrisi?

Lisa Matthews, ahli perilaku anjing bersertifikat di Georgia, Amerika Serikat, mengatakan ini adalah masalah ketika seekor anjing lama sudah menunjukkan perilaku menjaga dan melindungi barang-barang yang sangat berharga seperti makanan, mainan dan orang-orang. Membawa anjing lain ke rumah berarti pesaing tambahan, menyebabkan stres dan kecemasan yang konstan.

Kadang menghadirkan anjing baru dapat membantu anjing yang lebih tua untuk aktif lagi. Namun, itu juga bisa menjadi bumerang jika kehadiran anjing kedua menyebabkan keadaan konsisten yang berlebihan pada anjing residen yang lebih tua. Anak anjing yang berenergi tinggi sebaiknya jangan dibiarkan menyerbu anjing yang lemah, anjing yang lebih tua. Kegemukan dapat menyebabkan anjing yang lebih tua menurun lebih cepat di bawah stres untuk bertahan di teman serumah yang tidak diinginkan, terlalu bersemangat.

Pilih anjing yang tepat dengan mempertimbangkan tingkat energi, temperamen, dan ukuran saat memilih hewan peliharaan lain. Saat mencari anjing kedua, ada banyak hal yang dapat dipertimbangkan, termasuk temperamen, ukuran, jenis kelamin, dan usia.

(Foto: petworld)

Beberapa orang mengatakan anjing betina seharusnya tidak dipasangkan bersama atau anjing harus selalu memiliki tingkat energi yang sama, tetapi ini hanya beberapa anjing hanya cocok saja. Faktanya, setiap anjing adalah individu dengan karakter unik. Yang paling penting untuk dipertimbangkan adalah kepribadian anjing yang ada saat ini. Jika dia tipe dominan dan suka memerintah, mungkin bukan ide yang baik untuk membawa anjing lain dengan sikap yang sama dan bertanggung jawab. Menurut Matthews, akan lebih baik dengan anjing yang lebih santai. Jika anjing yang saat ini tipenya muadh cemas atau tidak percaya diri, anjing baru yang lebih percaya diri dapat membantu anjing lama.

Membuat perkenalan dua anjing saling menyapa di kalung anjing. Biarkan kedua anjing saling mengendus untuk berkenalan. Sebelum membawa pulang anjing baru yang potensial, ada baiknya anjing berkenalan di wilayah netral. Mintalah teman mengajak anjing baru berjalan-jalan sambil membawa anjing kita. Praktikus anjing menyarankan untuk membawa anjing-anjing itu dari kejauhan dan memberi mereka hadiah jika mereka tidak menunjukkan perilaku negatif ketika mereka memperhatikan satu sama lain. Perhatikan baik-baik bahasa tubuh negatif, perlahan-lahan semakin dekat jika mereka tampak santai.

Jika kita tidak dapat membedakan antara anjing yang saling mengenal dan anjing yang tidak menyukai satu sama lain, dapat minta bantuan pada orang yang suka, seperti pelatih anjing bersertifikat. Jika mereka bereaksi dengan tenang, bergantian membiarkan mereka berjalan di belakang yang lain dan kemudian berdampingan. Bergantian membiarkan mereka mengendus satu sama lain. Jika mereka tampaknya akur, bawa mereka ke tempat mereka bisa saling mengenal di area yang diawasi dan tidak terikat.

Baca Lainnya : Bingung Ingin Memelihara Anjing atau Kucing? Yuk, Ketahui Tipsnya!

Yang paling penting adalah membiarkan semua terjadi secara alami dan perlahan. Semakin sabar pemilik anjing, semakin besar kesempatan untuk sukses. Jangan memaksa anjing untuk berinteraksi.

Begitu kamu sampai di rumah, berikan anjing lama tempat terpisah untuk makan dan tidur, meskipun mereka mungkin akan berbagi. Saat sudah menemukan pasangan yang cocok, jadikan rumah tempat yang aman dan bahagia untuk semua orang. Pasang gerbang bayi sehingga pemilik dapat memisahkan anjing-anjing di kamar yang terpisah ketika mereka perlu istirahat satu sama lain. Beri anjing ruang untuk tidur dan makan. Beri mereka makan di kamar terpisah atau di box mereka pada awalnya. 

Pastikan ada banyak mainan anjing dan awasi dengan hati-hati saat mereka bermain. Seperti anak-anak, mereka akan selalu menginginkan yang dimiliki orang lain, dan ini dapat menimbulkan pertengkaran. Menjaga tingkat stres mereka (seperti pada orang) adalah kuncinya, karena anjing yang rileks lebih suka bergaul di rumah. Cobalah pergi berjalan-jalan atau ke taman bersama-sama sehingga mereka bisa akrab satu sama lain dalam lingkungan yang menyenangkan. Jika anjing langsung bergaul, maka proses penyatuan sudah berhasil.

 

Editor : Thomas Aquinus

Berita Terkait

07 Sep 2020
31 Agu 2020
28 Agu 2020