trubus.id
Life » Mitos yang Salah Tentang Aturan Makan Penyandang D...
Mitos yang Salah Tentang Aturan Makan Penyandang Diabetes

Mitos yang Salah Tentang Aturan Makan Penyandang Diabetes

Hernawan Nugroho - Selasa, 05 Nov 2019 15:30 WIB

Trubus.id -- Diabetes merupakan salah satu dari berbagai penyakit yang membutuhkan penanganan khusus. Itu sebabnya, baik penderita ataupun keluarga penderita diabetes harus cermat dalam menerapkan pola makan yang tepat. Sayangnya, masih cukup banyak mitos yang beredar seputar pola makan untuk diabetes. Apa saja, ya? Dan bagaimana kebenarannya? Simak semuanya dalam ulasan menurut laman HealthNews, berikut ini.

1. “Penyandang diabetes harus menghindari sarapan”

Faktanya: Kadar gula darah yang tinggi bukan menjadi alasan untuk melewatkan sarapan. Dituturkan lebih lanjut oleh Kelly O’Connor, RD dari Mercy Medical Center, Baltimore, bahwa mengawali pagi dengan sarapan bermanfaat untuk memberikan bahan bakar yang optimal bagi kelancaran kerja tubuh.

Ketika tidak sarapan, maka tidak ada asupan gula untuk mendukung kerja sel-sel tubuh sehingga tubuh akan memproduksi gula sendiri dari cadangan gula di tubuh yang akhirnya justru menghasilkan gula darah yang terlalu tinggi. Bahkan, penelitian menunjukkan bahwa tidak makan pagi justru meningkatkan risiko obesitas dan resistensi insulin.

Oleh karena itu, usahakan untuk sarapan di waktu yang sama setiap harinya, demi menjaga kadar gula darah dalam jumlah yang konsisten. Salah satu alternatif untuk sarapan yang sehat adalah hindari makanan gorengan, tinggi lemak, namun pilih yang tinggi serat dan tinggi protein.

(Foto: health)

2. “Penyandang diabetes tidak boleh makan manis”

Penyandang diabetes memang harus membatasi konsumsi makanan manis atau makanan lain yang mengandung gula. Namun, bukan berarti penyandang diabetes tidak boleh mengonsumsi makanan manis sama sekali.

Penyandang diabetes masih boleh sesekali makan manis, akan tetapi porsi kecil dan batasi misal hanya satu kali dalam seminggu. Atau jika ingin makan manis setiap hari, pilih makanan manis tetapi mengandung nutrisi lain yang baik, misalnya buah, buah memiliki rasa manis tetapi tinggi serat dan nutrisi lainnya.

Anda boleh makan buah tiap hari, tetapi sebaiknya pilih juga buah yang rendah indeks glikemik, seperti apel, anggur, jeruk, atau buah pear. Dan selalu ingat untuk mkemperhatikan porsi, jangan sampai berlebih. Selain itu, bisa menggunakan pemanis rendah kalori sebagai alternatif pengganti gula.

3. “Penyandang diabetes tidak boleh ngemil”

Faktanya: Mungkin selama ini banyak orang berpendapat kalau ngemil justru bisa memicu kenaikan kadar gula darah dan berat badan. Sehingga, kedua hal ini sangat dihindari oleh penderita diabetes. Faktanya, Anda sebenarnya tetap bisa ngemil meskipun telah didiagnosis memiliki diabetes.

Kuncinya, pilihlah snack yang sehat sekaligus aman bagi diabetesi sehingga tidak membuat gula darah naik secara drastis. Salah satu yang bisa Anda coba yakni snack bar dengan bahan dasar kedelai. Pasalnya, kedelai tidak hanya kaya akan protein dan serat, tapi juga memiliki indeks glikemik (IG) yang rendah.

Makanan dengan indeks glikemik yang rendah seperti kedelai ini, mengandung serat dalam jumlah yang cukup sehingga dicerna perlahandi dalam tubuh. Akhirnya, gula darah yang naik pun tidak langsung melonjak tajam. Tidak hanya itu, makanan dengan indeks glikemik rendah ini juga bisa membuat Anda kenyang lebih lama sehingga mencegah makan berlebihan bila dikonsumsi sebelum makan besar.

(Foto: gettyimages)

4. “Penyandang diabetes tak boleh makan karbohidrat”

Faktanya: Karbohidrat tidak selalu buruk dan berbahaya bagi penderita diabetes. Yang terpenting, Anda tetap memperhitungkan jumlah dan jenis karbohidrat yang Anda konsumsi. Pasalnya, tidak semua karbohidrat itu harus dihindari.

Masih ada karbohidrat dengan indeks glikemik rendah, yang tentunya baik untuk penderita diabetes, di antaranya kacang kedelai, , beras merah, oatmeal, hingga gandum utuh. Konsumsi makanan tersebut dengan porsi pas bisa bantu menjaga kadar gula darah Anda tetap stabil.

5. “Pola makan yang sehat bisa menyembuhkan diabetes“

Faktanya: Diabetes sampai saat ini belum bisa disembuhkan. Pola makan yang tepat memang tidak bisa menyembuhkan penyakit diabetes, akan tetapi bisa membantu mengendalikan gula darah supaya tidak terjadi komplikasi diabetes. Jika penyandang diabetes, khususnya diabetes tipe dua, maka insulin yang diproduksi dalam tubuh tidak dapat berfungsi secara optimal untuk mengubah gula dari makanan, menjadikan energi bagi kerja sel-sel dalam tubuh.

Akibatnya, apabila mengonsumsi gula berlebih, akan menumpuk di dalam darah, yang membuat gula darah Anda melonjak pesat. Solusinya, patuhi aturan pola makan untuk diabetes, dengan makan makanan yang sehat seperti snack bar berbahan dasar kedelai dan membatasi makanan yang bisa memicu kenaikan kadar gula darah berlebih seperti minuman tinggi gula, kue atau keik yang terlalu manis, dll.

 

Editor : Thomas Aquinus

Berita Terkait

29 Jan 2021
12 Jan 2021
24 Des 2020