trubus.id
Kiat » Pemuda Indonesia Harus Terlibat dalam Pembangunan...
Pemuda Indonesia Harus Terlibat dalam Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia

Pemuda Indonesia Harus Terlibat dalam Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia

Thomas Aquinus - Sabtu, 02 Nov 2019 21:00 WIB

Trubus.id -- Bonus demografi yang akan dialami Indonesia menjadi kesempatan bagi pemuda, untuk tidak hanya menerima pembangunan namun juga berperan dalam mengisi pembangunan berkelanjutan (SDGs) di Indonesia. 

Direktur Keluarga Perempuan Anak Pemuda dan Olahraga Bappenas, Lisa Worosriastuti saat membuka Festival Filantropi Muda 2019 mengatakan, jumlah pemuda di Indonesia menjadi 60 juta lebih yang berarti 24 persen penduduk Indonesia adalah pemuda. 

“Kalau mendengar tentang bonus demografi inilah saatnya bahwa pemuda tidak hanya kita jadikan penerima manfaat, tapi harus ikut serta di dalam pembangunan. Intinya itu”, ujarnya, Sabtu (2/11).

Menurutnya, jumlah pemuda di Indonesia yang mencapai 24 persen penduduk di Indonesia tersebut merupakan potensi yang dapat mengisi pembangunan berkelanjutan. 

Baca Lainnya : Jokowi: Pendidikan dan Pemberdayaan Perempuan Elemen Penting Capai SDGs

“Jadi pemuda itu harus bisa menjadi inisiator dan mengkolaborasi, tidak hanya sebagai penerima. Ini yang selalu saya ingatkan kepada teman - teman pemuda” katanya.

Melihat antusias para filantrop muda di Festival Filantropi Muda 2019, dirinya mengatakan bahwa moment tersebut adalah moment luar biasa karena semangat pemuda yang mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia. 

“Moment ini menjadi moment yang luar biasa pemuda bisa ikut  berpartisipasi dalam pembangunan SDGs yang bisa dimulai dari sekarang”, ujarnya.

Menurutnya, filantrop muda Indonesia harus diberi ruang yang cukup untuk bisa untuk bisa terlibat di dalam pembangunan. Tidak hanya sekedar dikonsultasikan di dalam perencanaan pembangunan namun juga harus terlibat aktif. 

Dalam penyusunan Rancangan Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2020-2024 dirinya mengatakan, pihaknya menegaskan sudah memasukkan pemuda sebagai prioritas pembangunan nasional. 

Baca Lainnya : BPPT Tatap Indonesia Emas 2045 Melalui Pembangunan SDGs

“Kita sudah memasukkan salah satu prioritas pembangunan kita di dalam RPJM kita di 2020-2024 adalah pemuda. Peningkatan kualitas pemuda itu menjadi salah satu tujuan kita di dalam pembangunan 5 tahun kedepan. Kita sudah mempunyai ukuran dengan indeks pembangunan pemuda”, katanya.

Namun disampaikannya juga, keberhasilan pembangunan dibutuhkan kolaborasi sebuah kemitraan dari semua pemangku seperti akademisi, dunia usaha, hingga pemerintah. 

“Sekali lagi saya ingatkan, prinsip kemitraan, partnership, ini yang selalu didengungkan saat bicara SDGs Tujuan Utama Pembangunan Berkelanjutan. Semua harus berkolaborasi untuk menjawab target-target yang sudah dituangkan di dalam tujuan pembanguan di RPJM”, pungkasnya yang menegaskan pemuda adalah ujung tombak pembangunan. 
 

 

Editor : Thomas Aquinus

Berita Terkait

29 Jan 2021
12 Jan 2021
24 Des 2020