trubus.id
Ruteng, Pesona Keindahan Warisan Budaya di Dataran Tinggi

Ruteng, Pesona Keindahan Warisan Budaya di Dataran Tinggi

Hernawan Nugroho - Jumat, 01 Nov 2019 17:30 WIB

Trubus.id -- Pulau Flores tidak henti-hentinya membuat kita kagum. Berada di dataran yang cukup tinggai membuat Ruteng menyimpan keindahan alam yang sulit untuk dilupakan. Mulai dari keramahan penduduknya, hingga kehangatan kopi khasnya.

Ruteng, sebuah kota dataran tinggi yang merupakan ibu kota dair Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Kota kecil ini menempel di lereng landai sisi utara deret pegunungan hijau Mandusawu di ketinggian 1.200 mdpl. Menurut laman WisataKita, seperti halnya kawasan dataran tinggi lainnya, Ruteng juga menawarkan destinasi indah dengan kesejukan alam hijau yang memanjakan mata.

Lantas keindahan seperti apa yang ada di Kota Ruteng ini?

1. Wae Rebo

Desa Wae Rebo terletak di barat daya Kota Ruteng. Berada pada ketinggian 1.200 mdpl, desa ini menyuguhkan pemandangan alam berupa gunung-gunung berpadu dengan 7 rumah adat berbentuk kerucut. Untuk menuju kampung yang masuk dalam warisan budaya dunia UNESCO pada tahun 2012 ini, perlu tenaga ekstra. Karena harus berjalan kaki selama kurang lebih 3 sampai 4 jam, atau sekitar 7 kilometer dari kampung Denge. Sebagian masyarakat Desa Wae Rebo bertani, sedangkan wanitanya membuat tenun. Ada pula kebun kopi, yang menjadi incaran pengunjung untuk mencicipi kopi khas Flores yang nikmat.

Baca Lainnya : Lima Wisata di Tarakan yang Sayang Dilewatkan

2. Sawah Jaring Laba-laba 

Puas menikmati keindahan Desa Wae Rebo, saatnya berpindah ke sawah yang sangat unik ini. Ya, Sawah Jaring Laba-laba, atau Sawah Lodok Cancar. Sawah ini berada di Desa Meler. Di sini ada 11 hamparan sawah yang terdiri dari 8 kampung. Semuanya dapat dilihat dari Puncak Weol, kita akan dibuat terkagum-kagum melihat sawah berbentuk jari-jari melingkar dengan formasi menyerupai jaring laba-laba yang seakan tertata rapi. Akses menuju tempat ini tidak terlalu sulit, setiap jam akan ada angkot dari dan ke tempat ini.

(Foto: wisatakita)

3. Gua Liang Bua 

Terletak di Dusun Rampasasa, Desa Liang Bua, Kecamatan Wae Ri’I, Gua Liang Bua merupakan tempat ditemukannya fosil ‘Homo Florensis’, atau manusia Flores. Yakni manusia Flores purba yang tingginya hanya 100 cm dan beratnya 25 kg. Untuk menuju tempat wisata ini, kita bisa menggunakan angkutan umum dari Kota Ruteng dengan waktu tempuh sekitar 30 menit.

Baca Lainnya : Sadar Pariwisata, Indahnya Pantai Kayu Angin Hasil Gotong Royong Warga

4. Golo Curu

Golo Curu berada di bibir kota dingin Ruteng, tepatnya di wilayah Kelurahan Karot, Langke Rembong. Di sini kita bisa menyaksikan patung Bunda Maria yang menjadi tempat doa yang tenang dan damai bagi umat Kristiani. Di Golo Curu kita juga bisa melihat indahnya Kota Ruteng.

 

Editor : Thomas Aquinus

Berita Terkait

21 Nov 2019
21 Nov 2019
20 Nov 2019

Baca Juga

Berita Lainnya