trubus.id
Membuka Rahasia Daya Pikat Usaha Pecel Lele

Membuka Rahasia Daya Pikat Usaha Pecel Lele

Thomas Aquinus - Kamis, 31 Okt 2019 16:00 WIB

Trubus.id -- Keunikan pecel lele tergambar dari spanduk sebagai ciri khas dari pedagang kaki lima. Ditemui di lokasi workshopnya, Hartono pelukis spanduk pecel lele membuka rahasia daya pikat dari usaha kuliner pecel lele selama ini adalah lukisan dengan corak warna yang terang. 

“Tidak usah pakai dukun atau apa itu nanti, energi untuk daya tariknya itu harus ada. Kalau ada konsumen yang butuh biar warungnya laku, saya kasih resep”, ujarnya saat ditemui Trubus.id di workshopnya Hartono Spanduk Pekayon di daerah Pekayon, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, pertama kali saat membuka usaha melukis spanduk berawal dari membuka usaha kuliner pecel lele. 

“Terinspirasi bikin spanduk karena waktu itu mau jualan pecel lele, lalu merembet ke teman, orang lain hingga menumpuk konsumen sampai 700 orang, disitulah saya mulai fokus ke spanduk pecel lele”, ujarnya.

Baca Lainnya : Franss, Pria Surabaya Ini Sukses Bisnis Batik Canting Nol

Laris manisnya usaha lukisan spanduk pecel lele akhirnya memaksa dirinya meninggalkan usaha kuliner pecel lele. 

Menurutnya, melukis spanduk pecel lele dinilai lebih stabil mendatangkan keuntungan dibandingkan dengan berjualan pecel lele.

“Rata-rata pecel lele kan kaki lima itu dipinggir jalan, nah seandainya pecel lele kita pindah berapa meter itu aja udah terpengaruh sama omset”, ujarnya.

Berbeda dengan spanduk, menurutnya kalau usaha spanduk tidak terpengaruh. “Usaha spanduk pecel lele itu kalau pengrajin Lamongan tidak meninggalkan warna-warna 'ngejrengnya' (stabilo) itu”, ujarnya.

Sementara, untuk karakter pengrajinnya dikatakannya mempunyai bentuk hewan dengan ciri khasnya masing-masing.

"Jadi pengrajin asal Lamongan diutamakan dari ciri ngejrengnya itu. Kalau ada pedagang pecel lele warna stabilo pasti bikinan orang Lamongan”, ujarnya. 

Baca Lainnya : Kunci Sukses ala Daniel Mananta Bangun Bisnis Produknya

Adapun dirinya mengatakan, ada juga beberapa orang yang menginginkan warna stabilo semua. Namun dijelaskannya harus ada satu bagian yang menjadi fokus.

“Kalau kita bikin ngejreng semua, kalau kita pasang itu tidak bagus, jadi ketika dipasang malam hari bisa mantulin cahaya, seolah-olah itu nyala, disitulah orang tertarik”, katanya. 

Hartono mengatakan, usaha melukis spanduk yang dilakukan bersama istrinya sampai saat ini ada sekitar empat ribuan konsumen, dengan kualitas spanduk yang mampu bertahan hingga 5 tahun. 

Baca Lainnya : Kisah Sukses Mulyono, Dipenjara Karena Sapi, Bangkit dan Berjaya Berkat Murai Batu

“Kalau untuk saya kerjain sama istri saya jadi nanti pas fase-fase, nyablon itu kita berdua, jadi nanti pas saatnya melukis ibunya nunggu, baru nanti setelah selesai semua ibunya yang jahi”, ujar Hartono yang mengaku spanduknya sudah sampai Papua hingga Aceh.

Tidak ketinggalan, dirinya juga mengungkapkan 3 rahasia agar usaha pecel lelenya laris manis.

“Daya tariknya pertama itu spanduk, ketika masuk di warung sambelnya, ketiga keberadaan warungnya, kalau warungnya jorok siapa yang mau makan”, pungkasnya. [NN]


 

Editor : Thomas Aquinus

Berita Terkait

26 Jan 2020
26 Jan 2020
26 Jan 2020

Baca Juga

Berita Lainnya