trubus.id
Baluran, Pesona Banyuwangi Rasa Afrika

Baluran, Pesona Banyuwangi Rasa Afrika

Hernawan Nugroho - Kamis, 31 Okt 2019 15:00 WIB

Trubus.id -- Taman Nasional Baluran merupakan salah satu destinasi wisata yang menjadi primadona masyarakat Banyuwangi saat ini. Taman Nasional yang dilindungi  oleh pemerintah ini memiliki luas lahan sekitar 25.000 hektare yang di dalamnya hidup berbagai macam jenis binatang dan vegetasi. Hampir separuh bentang Baluran berupa Savana.

Taman Nasional Baluran tersebut juga mempunyai beberapa spot yang dijadikan sebagai pos pengamatan atau gardu pandang. Beberapa pos pengamatan tersebut diantaranya adalah seperti spot Curah Tangis, Popongan, Sirontoh, Manting, Batangan, Bama, Balanan hingga Semiah dan Bekol yang sangat  populer di kalangan pemburu wisata alam.

Untuk masuk dan berpetualang di Taman Nasional Baluran, wisatawan bisa mulai dari spot Batangan yang merupakan gerbang pertama Baluran. Dari Batangan, wisatawan akan banyak disuguhi cantiknya panorama alam mulai dari hutan Evergreen, Savana Bekol hingga Pantai Bama dengan jarak sejauh 15 kilometer.

Di spot Savana Bekol dan Semiang inilah yang paling sering dikunjungi oleh wisatawan. Di sini terdapat terdapat fasilitas pengamatan satwa. Wisatawan dapat secara langsung melihat berbagai satwa  seperti ayam hutan, merak, rusa, kijang, banteng, kerbau liar, dan burung.

Savana serasa di Afrika, padahal di Banyuwangi Jawa Timur (foto: piknikyuk)

Fasilitas yang ada di Savana Bekol antara lain wisma peneliti, wisma tamu, dan menara pandang. Disinilah wisatawan bisa berfoto-foto, berbagi makanan dengan satwa liar seperti monyet, memantau gerak gerik hewan dari menara pandang hingga bermalam di penginapan yang sudah disediakan oleh pengelola Taman Nasional Baluran.

Di sini pulalah, Trubus Mania benar benar akan menikmati suasana Baluran seperti di Afrika yang dipenuhi dengan flora dan fauna. Menginap di sini, kita akan merasakan adrenalin hidup di alam liar.

Jika wisatawan berkunjung beberapa kali dengan bulan yang berbeda-beda dalam setahun di Taman Nasional Baluran tepatnya savana Bekol. Di sini akan merasakan perubahan warna padang savana yang setiap beberapa bulannya berubah, terkadang rumput menjadi kekuningan emas dan ketika musim rumput akan menjadi hijau.

Waktu yang paling tepat untuk berkunjung ke Taman Nasional Baluran adalah saat bulan Maret hingga Agustus. Di bulan tersebut, Trubus Mania dapat sering-sering melihat langsung kawanan rusa. Jika beruntung, kita bisa juga melihat proses kawin satwa yang ada di Savana Bekol.

Editor : System

Berita Terkait

21 Nov 2019
21 Nov 2019
20 Nov 2019

Baca Juga

Berita Lainnya