trubus.id
Mahasiswa dan Alumni IPB University Boyong Penghargaan Wirausaha Muda Pemula Berprestasi

Mahasiswa dan Alumni IPB University Boyong Penghargaan Wirausaha Muda Pemula Berprestasi

Thomas Aquinus - Kamis, 31 Okt 2019 06:45 WIB

Trubus.id -- Penghargaan Wirausaha Muda Pemula (WMP) Berprestasi Tingkat Nasional dari Kementerian Pemuda dan Olahraga RI 2019 menobatkan mahasiswa IPB University, Sari Nurmayani sebagai Juara I Kategori Pertanian dan Kelautan dan Pipit Pratama, Alumni IPB University sebagai Juara 2 Kategori Jasa dan Perdagangan.  Penghargaan diberikan pada Acara Puncak Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 91 di Jakarta Concert Hall, 28 Oktober 2019.

Sari Nurmayani adalah mahasiswa Program Magister Agronomi dan Hortikultura IPB University memulai bisnis di bidang pertanian yang berbasis teknologi. Bisnis tersebut diberi nama Griin.id. Griin.id tercipta karena terinspirasi oleh kelimpahan sumber daya pertanian di Indonesia yang tak terbatas.

DAlam keterangan tertulisnya yang diterima Trubus.id, melalui Griin.id, Sari berusaha memadukan teknologi dengan pertanian. Saat ini bisnis yang digeluti tersebut fokus pada budidaya tanaman organik dan rempah-rempah. Kegiatan budidaya dan produksi yang dilakukan oleh Griin.id didukung oleh teknologi pertanian presisi digital, laboratorium digital, serta sistem teknologi informasi yang terintegrasi.

Baca Lainnya : IPB Gandeng Swasta untuk Edukasi Remaja Terkait Gizi dan Kesehatan

Untuk mendukung keberlanjutan program Griin.id, Sari memberikan fasilitas kepada pemuda untuk ikut berkarya melalui akademi pertanian, pelatihan, lokakarya, kunjungan dan program magang.

Sementara itu Pipit Pratama, Alumni Teknologi Hasil Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB University justru lebih menggeluti bidang pendidikan. Alumni IPB University tersebut telah berhasil mendirikan sebuah lembaga pendidikan yang dijuluki dengan ngeIELTS.

Baca Lainnya : IPB Kolaborasikan Ilmu Veteriner dengan Ilmu Bisnis Menuju Era Industri 4.0

Lembaga ngeIELTS merupakan lembaga bimbingan belajar IELTS yang menggunakan metode dari Kampung Inggris, Pare, Kediri. Melalui lembaga ngeIELTS, sistem pembelajarannya terbagi dalam kelas-kelas kecil. Masing-masing kelas berisi enam sampai sepuluh peserta.

Durasi belajar yang diterapkan rata-rata lima jam per hari. Dengan target Band Score sebesar 6.5-7.5, kegiatan belajar akan sangat menyenangkan karena didukung dengan fasilitas ruangan yang nyaman.

 

Editor : Thomas Aquinus

IPB

Berita Terkait

09 April 2020
09 April 2020
09 April 2020

Baca Juga

Berita Lainnya