trubus.id
BPPTKG Ungkap Angin Kencang Menerjang Sejumlah Lereng tidak Terkait Aktivitas Merapi

BPPTKG Ungkap Angin Kencang Menerjang Sejumlah Lereng tidak Terkait Aktivitas Merapi

Binsar Marulitua - Senin, 21 Okt 2019 16:58 WIB

Trubus.id -- Kepala Balai Penyelidikan dan Perkembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, Hanik Humaida menjelaskan, bencana angin kencang yang menerjang sejumlah desa di lereng Gunung Merapi tidak berhubungan terhadap aktivitas gunung tersebut. 

"Angin kencang yang terjadi tidak ada kaitannya dan tidak berpengaruh terhadap aktivitas Gunung Merapi," jelas Hanik, Senin (21/10/2019).

Hanik menjelaskan, stasiun cuaca di Pasarbubar, Gunung Merapi mencatat kecepatan angin yang tinggi sejak tanggal 19–21 Oktober 2019. Kecepatan angin maksimum tercatat hingga 85.5 km/jam. 

Baca Lainnya : Angin dengan Kecepatan 85.5 Km/jam Hantam Sejumlah Desa di Lereng Merapi

Per tanggal 21 Oktober 2019 pukul 14:33:00 WIB, kecepatan angin tercatat sebesar 44 km/jam mengarah ke Barat Laut atau menunjukan penurunan. 

Ia menjelaskan, berdasarkan Pusdalops BPBD Kabupaten Magelang, dampak dari angin kencang ini adalah pohon tumbang dan atap rumah yang beterbangan di sekitar Merapi seperti di Desa Ketundan, Pogalan, Kenalan, Wonolelo, dan sekitarnya. 

Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan rinci terkait jumlah korban jiwa, kerusakan bangunan rumah maupun  infrastruktur lainnya.  

Editor : Binsar Marulitua

Berita Terkait

12 Jan 2021
24 Des 2020
21 Des 2020