trubus.id
Terdampak Perubahan Iklim, Dua Pertiga Spesies Burung di Amerika Utara Terancam Punah

Terdampak Perubahan Iklim, Dua Pertiga Spesies Burung di Amerika Utara Terancam Punah

Syahroni - Senin, 14 Okt 2019 19:00 WIB

Trubus.id -- Sebuah tim peneliti yang bekerja untuk National Audubon Society telah menemukan bukti yang menunjukkan bahwa sekitar dua pertiga unggas pembiakan di Amerika Utara berisiko mengalami kepunahan akibat perubahan iklim selama abad berikutnya. Kelompok ini telah menerbitkan hasil analisis mereka dalam Jurnal Conservation Science and Practice.

Bulan lalu, para ilmuwan merilis bukti penurunan besar-besaran populasi burung di Amerika Utara selama setengah abad terakhir — sebanyak sepertiga dari semua burung (sekitar 3 miliar) telah menghilang sejak tahun 1970-an — sebagian besar dari hilangnya habitat, pestisida , tabrakan dengan struktur buatan manusia dan kucing rumah liar. Sekarang, tampaknya masa depan terlihat lebih buruk untuk burung yang tersisa, dan kali ini, penyebabnya adalah perubahan iklim.

Baca Lainnya : Perubahan Iklim Ganggu Perilaku Kawin Burung-burung Penghuni Padang Rumput

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa perubahan iklim akan menciptakan dampak lingkungan di seluruh dunia. Dari naiknya samudera hingga hilangnya hutan dan meningkatnya gurun. 

Kondisi ini juga akan menciptakan tantangan bagi burung. Waktu musim semi akan lebih hangat, membuat sarang terlalu panas untuk telur. Banyak daerah akan mengalami kekeringan, akan ada lebih banyak kebakaran yang membunuh satwa liar, dan lebih banyak badai dan banjir yang merusak membuat sarang di atas pohon terganggu juga. 

Untuk membuat prediksi tentang bagaimana dampak perubahan iklim terhadap burung pada abad berikutnya, para peneliti menggunakan model iklim untuk menganalisis data 604 spesies burung (dari 70 sumber) yang hidup di Amerika Utara.

Baca Lainnya : Mengapa Burung Bermigrasi di Malam Hari? Penelitian Ini Ungkap Alasannya

Para peneliti melaporkan bahwa simulasi yang dilakukan dari model iklim menunjukkan 389 spesies beresiko punah pada tahun 2100 jika dunia menghangat dengan tiga derajat — sekitar dua pertiga dari jumlah burung yang ada saat ini. 
Mereka juga melaporkan bahwa simulasi menunjukkan 97 persen burung terkena dampak perubahan iklim. Mereka lebih lanjut melaporkan bahwa daerah-daerah di utara akan mengalami kerugian terbesar — ​​semua burung penangkaran arktik kemungkinan besar akan hilang jika planet ini terus memanas pada tingkat saat ini dan hampir semua burung yang hidup di hutan boreal.

Para peneliti mengakui bahwa masih banyak ketidakpastian tentang burung mana, jika ada, yang akan beradaptasi dengan kondisi yang berubah; dengan demikian, tidak jelas seberapa dekat simulasi ini akan menjadi kenyataan. [RN]
 

Editor : Syahroni

Berita Terkait

12 Jan 2021
24 Des 2020
21 Des 2020