trubus.id
26,5 Hektare Hutan Gunung Sumbing Terbakar, 134 Pendaki  Dievakuasi

26,5 Hektare Hutan Gunung Sumbing Terbakar, 134 Pendaki  Dievakuasi

Binsar Marulitua - Selasa, 01 Okt 2019 18:15 WIB

Trubus.id -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan, 134 pendaki  telah dievakuasi dari Gunung Sumbing, Jawa Tengah akibat kebakaran hutan pada Selasa, 1 Oktober 2019. Evakuasi tersebut dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Temanggung. 

"Tim juga berhasil mengevakuasi 134 pendaki Gunung Sumbing akibat kebakaran," jelas Kepala Pusat Data dan Humas BNPB, Agus Wibowo dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (1/10/2019). 

Agus menjelaskan, berdasarkan pemantauan BPBD Temanggung, terdapat kepulan asap di petak 27-4 pada Senin, 30 september 2019. Hingga hari ini (1/10) diturunkan satu tim terdiri dari 10 orang untuk melakukan operasi penyisiran, pemadaman dan pendinginan di petak 27-4 jalur walitis. 

Baca Lainnya : Pemerintah Klaim Sudah Pulihkan 3,2 Juta Hektare Gambut di Lahan Konsesi

"Tercatat 26,5 hektar luas area terbakar sampai dengan tgl 30 september 2019," tambahnya. 

Sebelumnya, pada 22 September 2019 juga terjadi kebakaran hutan di wilayah Gunung Sumbing. Bencana kebakaran hutan ini sudah diantisipasi oleh BPBD serta pasukan TNI, POLRI, DLHK, basecamp suka relawan bencana. Tim juga berhasil mengevakuasi 134 pendaki Gunung Sumbing akibat kebakaran.

Baca Lainnya : Sudah 20 Konsesi Perusahaan Asing Disegel Terkait Karhutla

Pada 23 september2019 terpantau 3 hotspot dari satelit Lapan. Ratusan personil gabungan juga dikerahkan untuk memadamkan api, karena medan yang sulit dan angin yang bertiup kencang, menjadi hambatan petugas melakukan pemadaman. Untuk sampai lokasi kebakaran, petugas harus membuat jalan rintisan. 

Kapolda Jawa Tengah juga menyiapkan dan memberikan arahan di posko karhutla. Polres Temanggung dan BPBD  Provinsi Jawa tengah serta Bank Jateng juga memberikan bantuan peralatan untuk mendukung kegiatan pemadaman. 

Editor : Binsar Marulitua

Berita Terkait

12 Jan 2021
24 Des 2020
21 Des 2020