trubus.id
Bukan Mitos! Ini Bahaya Jika Langsung Tidur Setelah Makan

Bukan Mitos! Ini Bahaya Jika Langsung Tidur Setelah Makan

Hernawan Nugroho - Selasa, 17 Sept 2019 22:00 WIB

Trubus.id -- Setelah makan, banyak yang tergoda untuk langsung tidur. Pada dasarnya, aliran darah akan terpusat ke saluran pencernaan setelah makan. Kondisi ini mengakibatkan aliran darah ke otak menjadi kekurangan oksigen sehingga menimbulkan rasa kantuk. Namun, tidur setelah makan adalah sesuatu yang tidak baik bagi kesehatan karena dapat menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan dan masalah-masalah kesehatan lainnya. Berikut adalah bahaya tidur setelah makan yang bisa terjadi pada tubuh menurut Health, di antaranya:

1. Berisiko membuat berat badan naik

Bahaya tidur setelah makan yang pertama adalah membuat berat badan mengalami peningkatan. Tidur setelah makan memicu kenaikan berat badan karena pada malam hari seseorang lebih menyukai konsumsi makanan berkalori tinggi, dan tidak dipergunakan sebagai sumber energi. Asupan kalori berlebih dapat menjadi lemak yang menyebabkan kenaikan berat badan. 

Baca Lainnya : Penyakit Berat Akibat Kenaikan Asam Lambung Kronis yang Disepelekan

2. Heartbun

Bahaya tidur setelah makan berikutnya bisa menyebabkan heartburn, yaitu sensasi panas pada perut bagian atas dan terkadang sampai ke tenggorokan yang disebabkan karena naiknya asam lambung. 

(foto: gettyimages)

3. Stroke

Sebuah penelitian mengungkapkan, semakin panjang jeda waktu tidur setelah makan, maka risiko untuk mengalami stroke bisa berkurang. Kondisi ini diperkirakan karena saat makan, gula darah, kolesterol, dan aliran darah mengalami perubahan–di mana berbagai perubahan itu bisa memengaruhi risiko stroke.

4. Terganggunya sistem perncernaan

Menurut beberapa pakar kesehatan, bahaya tidur setelah makan dapat menyebabkan refluks esofagus. Posisi berbaring dapat membuat makanan yang sebelumnya masuk menuju organ lambung menjadi berbalik arah ke atas lagi yaitu tenggorokan dan mulut. Refluks esofagus atau dikenal juga dengan esophageal reflux merupakan kondisi di mana kembalinya makanan dari organ lambung menuju dalam esofagus, yaitu saluran yang berfungsi mengangkut makanan yang berasal dari mulut menuju perut.

Ketika makanan tersebut kembali ke esofagus dan mulut, maka rasa pahit bisa muncul. Kerongkongan pun akan menjadi terasa panas dan kering. Sering kali seseorang yang mengalami ini akan merasa ingin muntah dan mulas. Bahaya tidur setelah makan ini benar-benar mengganggu aktivitas sehari-hari Trubus Mania.

5. Masalah pada paru-paru

Bahaya tidur setelah makan tidak hanya mengganggu pencernaan. Apabila sebelumnya Anda memiliki penyakit maag dan tukak lambung. Kondisi lain yang dapat terjadi asam lambung pada akhirnya bisa berbalik arah karena posisi tidur dapat menuju saluran pernapasan manusia. Bahaya tidur setelah makan menyebabkan terjadinya peradangan dan kerusakan paru-paru serta laring atau kotak suara.

6. GERD

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) disebabkan oleh katup antara perut dan kerongkongan yang tidak menutup. Kondisi ini memungkinkan asam lambung untuk kembali ke tenggorokan, sehingga menyebabkan sensasi terbakar. Berbaring telentang segera setelah makan dapat memperburuk kondisi ini. Jika tidak diobati, asam lambung yang masuk ke kerongkongan dapat merusak selaput lendir.

(foto: istimewa)

7. Nyeri di ulu hati

Tidur setelah makan adalah hal yang menyenangkan, namun hal ini dapat menyebabkan nyeri ulu hati terutama pada penderita penyakit asam lambung atau GERD. Otot yang membatasi lambung dengan tenggorokan berfungsi untuk membuka hanya pada saat menelan dan kemudian menutup kembali. Pada orang dengan riwayat penyakit asam lambung, bagian otot ini cenderung tidak berfungsi dengan baik, sehingga asam lambung mudah naik kembali.

Nah, itulah beberapa bahaya tidur setelah makan yang wajib Trubus Mania tahu.

Editor : System

Berita Terkait

07 Agu 2020
04 Agu 2020
03 Agu 2020