trubus.id
Badai Dorian Akan Datang, Badan Antariksa AS Bersiap untuk Kemungkinan Terburuk

Badai Dorian Akan Datang, Badan Antariksa AS Bersiap untuk Kemungkinan Terburuk

Syahroni - Jumat, 30 Agu 2019 22:00 WIB

Trubus.id -- Ketika Badai Dorian maju di jalur yang mungkin memporak porandakan semenanjung Florida dalam beberapa hari ke depan, badan antariksa AS dan perusahaan ruang angkasa melindungi jutaan dolar perangkat keras dan aset mereka di sepanjang Space Coast.

Badai Dorian, yang diperkirakan akan menguat di Atlantik menjadi badai Kategori 4 dengan kecepatan angin mencapai 130 mil per jam (209 kilometer per jam), dapat berputar di antara puluhan landasan peluncuran yang dimiliki oleh NASA, Angkatan Udara AS, dan perusahaan-perusahaan seperti Elon Musk SpaceX dan Jeff Blue Origin Bezos dimulai sekitar hari Senin.

Baca Lainnya : Florida Bersiap Hadapi Badai Dorian Pekan Ini

Gubernur Ron DeSantis telah menyatakan keadaan darurat untuk seluruh Florida. Di sini National Hurricane Center yang berbasis di Miami menggambarkan badai Kategori 4 mampu menyebabkan "kerusakan parah" termasuk kerusakan parah pada rumah-rumah yang dibangun dengan baik.

NASA Kennedy Space Center NASA pada hari Kamis mengatakan akan memindahkan struktur peluncur seluler setinggi 400 kaki (122 meter) yang digunakan untuk merakit roket badan misi untuk misi bulan mendatang dari launchpad dan ke Gedung Majelis Kendaraan, sebuah 526 kaki (160 meter) ) kompleks tinggi yang dibangun untuk menahan angin hingga 125 mil per jam (201 kpj).

“Apakah anti peluru ke kategori 4? Kami tidak tahu karena belum dihantam dengan sesuatu yang sulit," terang Derrol Nail, juru bicara pusat NASA, mengatakan tentang bangunan, yang terbuat dari lebih dari 8.000 ton baja.

“Kami telah melihatnya beraksi dalam badai antara 100 dan 110 mil per jam dengan kerusakan minimal. Benda ini adalah sangkar baja yang sangat kuat." terangnya dilansir dari Reuters, Jumat (30/8).

Pusat ruang angkasa Cape Canaveral mengatakan akan ditutup pada hari Minggu dengan tim kerangka sekitar 100 staf yang tinggal di ruang kontrol peluncuran untuk memantau badai dan aset ruang angkasa situs.

Baca Lainnya : Pola Cuaca 'Cincin Api' Diprediksi Akan Menyebabkan Berbagai Bencana di Amerika

"Semua orang mendapatkan prosedurnya sehingga Anda tahu apa yang harus dilakukan dan bagaimana merespons serta beradaptasi," Dale Ketcham, wakil presiden hubungan pemerintah di Space Florida, badan pembangunan ekonomi berbasis ruang angkasa negara bagian itu, mengatakan kepada Reuters.

"Karena dengan orang-orangmu dan investasi modalku, bodoh untuk menjadi angkuh mengenai persiapan badai."

Seorang juru bicara untuk usaha bersama Boeing-Lockheed United Launch Alliance, yang roketnya digunakan untuk meluncurkan satelit keamanan nasional, mengatakan staf mulai mengamankan perangkat keras roket minggu ini dan fasilitasnya dapat menghadapi angin lebih dari 130 mil per jam.

Seorang juru bicara SpaceX, yang memiliki dua landasan peluncuran di pantai, mengatakan sedang mengambil langkah-langkah untuk melindungi karyawan dan fasilitas.

Pangkalan Angkatan Udara A.S. di Cape Canaveral, Florida mengatakan telah memutus aliran listrik untuk fasilitas yang tidak penting dan mendesak penghuni pangkalan untuk bersiap menghadapi kemungkinan angin topan. [RN]

Editor : Syahroni

Berita Terkait

12 Jan 2021
24 Des 2020
21 Des 2020