trubus.id
Mengonsumsi Makanan yang Kaya Flavonoid Turunkan Risiko Kanker dan Penyakit Jantung

Mengonsumsi Makanan yang Kaya Flavonoid Turunkan Risiko Kanker dan Penyakit Jantung

Hernawan Nugroho - Jumat, 16 Agu 2019 16:00 WIB

Trubus.id -- Banyak orang ingin melakukan yang terbaik untuk menurunkan risiko terkena penyakit menakutkan seperti kanker dan penyakit jantung. Selain faktor genetika yang tidak dapat diubah, Trubus Mania mengupayakan perubahan gaya hidup tertentu sebagai upaya pencegahannya. Menurut sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Nature Communications, mengonsumsi makanan yang kaya akan flavonoid, senyawa yang ditemukan dalam makanan dan minuman nabati, dapat mengurangi risiko kematian akibat kanker dan penyakit jantung.

Apakah itu flavonoid? Flavonoid adalah sekelompok senyawa yang biasanya ditemukan dalam buah-buahan, sayuran, biji-bijian, kulit kayu, akar, batang, bunga, teh, dan anggur. Flavonoid dikenal karena sifat anti-inflamasi dan anti-karsinogeniknya, dan “terkenal karena manfaat antioksidannya,” kata ahli gizi Jessica Cording, RD dari Universitas Edith Cowan Australia kepada Health. Flavonoid juga merupakan sub-kelas dari polifenol, kategori senyawa tanaman yang telah dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan, seperti penurunan risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan kanker tertentu,

Baca Lainnya : 4 Manfaat Kesehatan Sarapan Buah yang Bakal Kamu Peroleh di Pagi Hari

Para peneliti menemukan bahwa orang yang secara teratur mengonsumsi makanan kaya flavonoid, semakin banyak flavonoid yang mereka konsumsi, semakin rendah risikonya. Efek ini didapat dari asupan sekitar 500 miligram per hari. Studi ini juga menunjukkan hubungan yang kuat antara mengonsumsi flavonoid dosis reguler, merokok, dan minum alkohol. Itu tidak berarti bahwa makan makanan kaya flavonoid akan menghilangkan efek berbahaya dari minum berlebihan dan merokok. Namun, itu dapat membantu menurunkan risiko pengembangan penyakit kronis dari kebiasaan ini.

Dalam berbagai penelitian, flavonoid dikaitkan dengan penurunan risiko kanker dan penyakit jantung. Peneliti juga menemukan bahwa risiko kanker payudara "menurun secara signifikan" pada wanita yang mengonsumsi banyak flavonoid dalam makanan mereka. 

Apa saja makanan yang kaya flavonoid? Banyak buah-buahan dan sayuran merupakan sumber flavonoid yang baik, tetapi ahli gizi mengatakan ini adalah di antara makanan dan minuman kaya flavonoid terbaik: teh (terutama teh hijau), cokelat hitam, beri, apel, buah jeruk, asparagus, sayuran hijau, dan anggur merah. Jika Trubus Mania merasa kesulitan mendapatkan jenis makan tadi, kandungan flavonoid secara umum ada pada buah-buahan dan sayuran dengan banyak warna, misalnya blueberry, jeruk, dan bayam. Bahkan, bawang merah dan bawang putih juga mengandung senyawa tersebut.

Baca Lainnya : Banyak Perempuan yang Tak Sadar, Alkohol Tingkatkan Risiko Kanker Payudara

Bagaimana memastikan kita mengonsumsi cukup makanan kaya flavonoid? Studi khusus ini menemukan bahwa 500 miligram adalah jumlah yang baik untuk dikonsumsi setiap hari. Itu bisa didapatkan dari secangkir teh, apel, jeruk, sedikit lebih dari setengah cangkir sajian blueberry, dan sekitar satu cangkir brokoli dalam sehari. Cara terbaik untuk mendapatkan flavonoid adalah makan banyak produk segar atau sedikit dimasak.

Perlu diingat, beberapa flavonoid hilang selama penyimpanan, terutama dalam beberapa minggu pertama, dan mereka hilang ketika proses dimasak. Itu sebabnya para ahli gizi merekomendasikan kombinasi produk yang dimasak dan mentah. Trubus Mania tidak perlu khawatir,  jika tidak bisa mendapatkan hingga 500 miligram flavonoid sehari. Mengonsumsi bahan makanan dengan jumlah flavonoid seberapa pun setiap hari tetap lebih baik dalam menurunkan risiko penyakit daripada tidak sama sekali. [NN]

 

Editor : Thomas Aquinus

Berita Terkait

20 Nov 2020
20 Nov 2020
17 Nov 2020