trubus.id
Erupsi Sinabung Sebabkan Lahan Pertanian di 3 Kecamatan Rusak

Erupsi Sinabung Sebabkan Lahan Pertanian di 3 Kecamatan Rusak

Thomas Aquinus - Selasa, 11 Jun 2019 06:00 WIB

Trubus.id -- Erupsi Gunung Sinabung yang memuntahkan abu vulkanik setinggi 7.000 meter pada Minggu (9/6) pukul 16.28 WIB, menyebabkan lahan pertanian di tiga kecamatan di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut) rusak.

Ketiga kecamatan yang lahan pertaniannya rusak adalah Kecamatan Payung, Kecamatan Namanteran dan Kecamatan Kutabuluh. Akibat erupsi, kondisi lahan pertanian rusak mencapai 70 persen akibat diselimuti abu vulkanik.

“Rusak ada, tapi tidak gagal panen, dan hanya sebagian kecil yang berpotensi gagal panen. Paling banyak penurunan produktivitas,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karo, Martin Sitepu, Senin (10/6).

Baca Lainnya : BPBD Kabupaten Karo: Masih Ada Potensi Erupsi Susulan Sinabung

Diterangkannya, ketiga kecamatan tersebut berada pada radius 5 Kilometer (Km) hingga 10 Km ke arah tenggara dari puncak gunung. Arah angin saat terjadi erupsi menyebabkan sebaran abu cenderung terpapar di tiga kecamatan itu.

“Kita belum mengetahui berapa kerugian akibat erupsi. Kita sedang melakukan pendataan terhadap lahan pertanian yang terkena abu vulkanik.‎ Juga belum ada laporan mengenai korban,” terangnya.

‎Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali menunjukan aktivitas erupsi ‎dengan tinggi kolom abu teramati 7.000 meter di atas puncak dan 9.460 meter di atas permukaan laut.

Baca Lainnya : Hujan Abu Gunung Sinabung Terpapar Hingga Aceh

Saat erupsi, kolom abu teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal condong ke arah selatan. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 120 mm dan durasi 9 menit 17 detik.

Erupsi disertai luncuran awan panas ke arah tenggara 3,5 Km dan selatan 3 Km serta terdengar suara gemuruh sampai ke pos pengamatan Gunung Api sinabung. Saat ini Gunung Sinabung berada pada status Level III Siaga. [NN]

Editor : Thomas Aquinus

Berita Terkait

12 Jan 2021
24 Des 2020
21 Des 2020