trubus.id
Inggris Didesak Hentikan Dukungan Dana Proyek Bahan Bakar Fosil

Inggris Didesak Hentikan Dukungan Dana Proyek Bahan Bakar Fosil

Thomas Aquinus - Senin, 10 Jun 2019 12:30 WIB

Trubus.id -- Inggris didesak untuk berhenti mendanai proyek bahan bakar fosil di luar negeri sampai 2021 sebab dapat merusak upaya negara tersebut untuk memerangi perubahan iklim, ujar seorang anggota Parlemen pada Senin (10/6).

Laporan tersebut ditujukan kepada dukungan keuangan oleh UK Export Fiance (UKEF), dan disiarkan saat Inggris memperdebatkan rencana untuk menetapkan sasaran iklim yang lebih keras dan tindakan menuju sasaran buangan nol paling lambat pada 2050.

"Pemerintah menyatakan Inggris adalah satu pemimpin dunia mengenai penanggulangan perubahan iklim," ujar  Mary Creagh, Ketua Komite Audit Lingkungan Hidup,  dikutip dari Reuters, Senin (10/6). Ia juga mengomentari laporan yang disiarkan oleh komite audit.

Baca Lainnya : Masyarakat Danau Toba Dituntut Ciptakan Iklim Kondusif Pariwisata

"Tapi di balik layar rancangan dana eksport Inggris menyalurkan miliaran pound uang pembayar pajak kita untuk mengembangkan proyek bahan bakar fosil di negara yang lebih miskin," ujar wanita pejabat itu.

Dalam laporan tersebut selama lima tahun dari April 2013, sebelumnya UKEF mengalokasikan 96 persen dukungan sektor energinya, atau 2,5 miliar poun (3,2 miliar dolar AS) untuk mendukung proyek bahan bakar fosil. 

Laporan tersebut mengatakan tindakan itu berlawanan dengan upaya Inggris dalam mengurangi gas rumah kaca dan juga beresiko buat pembayar pajak.

Baca Lainnya : Antisipasi Cuaca Ekstrem, Petani Temanggung Belajar Ilmu Iklim

Banyak perusahaan bisa dibiarkan dengan aset terbengkalai saat sasaran lebih keras pengurangan gas buangan tidak mendorong penggunaan bahan bakar fosil dan saat energi yang terbarukan menjadi lebih murah.

Seperti dilansir dari Antaranews, Kesepakatan Iklim Paris, yang disahkan hampir oleh 200 negara pada 2015, menetapkan sasaran jangka-panjang untuk membatasi pemanasan global "di bawah" kenaikan dua derajat Celsius di atas masa pra-industri, dan pada saat yang sama berjuang ke arah sasaran yang lebih keras, cuma 1,5 derajat Celsius. (Satu pound = 0,7857 dolar AS). [NN]

Editor : Thomas Aquinus

Berita Terkait

12 Jan 2021
24 Des 2020
21 Des 2020