trubus.id
Udara Dingin Bawa Ubur-ubur ke Tepian, Puluhan Wisatawan di Pantai Parangtritis jadi Korban

Udara Dingin Bawa Ubur-ubur ke Tepian, Puluhan Wisatawan di Pantai Parangtritis jadi Korban

Syahroni - Jumat, 07 Jun 2019 10:30 WIB

Trubus.id -- Libur lebaran banyak dimanfaatkan pemudik untuk mengunjungi berbagai tempat wisata. Di Jogjakarta, Pantai Parangtritis merupakan salah satu tempat wisata yang banyak dikunjungi pada musim libur lebaran tahun ini. Sayangnya, di saat-saat seperti ini ubur-ubur tengah banyak dijumpai. Dampaknya, banyak wisatawan yang jadi korban sengatannya.

Menurut data yang diperoleh SAR Satlinmas wilayah III Parangtritis, hingga hari kedua lebaran, sudah terdata 86 wisatawan yang jadi korban sengatan ubur-ubur. Mereka tersengat saat bermain di Pantai Parangtritis, Bantul, DIY. Kebanyakan korban yang tersengat ubur-ubur adalah anak-anak.

Baca Lainnya : Libur Lebaran ke Pantai Parangtritis, Waspada Serangan Ubur-ubur

"Sampai sore ini tadi ada 86 orang yang terkena sengatan ubur-ubur, dan kebanyakan anak-anak," ujar Koordinator SAR Satlinmas wilayah III Parangtritis, Ali Joko Sutanto, Kamis (6/6).

Ali melanjutkan, jumlah korban mulai meningkat saat memasuki pukul 14.00 WIB hingga petang. Menurutnya, sebagian besar korban terkena sengatan ubur-ubur saat bermain air di Pantai Parangtritis.

Selain karena terbawa ombak, Ali menyebut penyebab sengatan ubur-ubur karena anak-anak menyentuhnya dan menjadikannya mainan. Padahal ubur-ubur itu mengandung racun, apalagi jika tentakelnya disentuh.

Baca Lainnya : Ubur-ubur Invasi Pantai Ancol, Hindari Berenang di Pagi dan Malam Hari

"Padahal sudah kami peringatkan dengan pengeras suara agar mereka tidak menyentuh apalagi menjadikan ubur-ubur sebagai mainan," katanya.

Lanjut Ali, ia memprediksi ubur-ubur masih akan berdatangan ke Pantai Parangtritis. Mengingat udara dingin bercampur angin masih berhembus di Pantai Selatan.

"Selama udara dingin sama angin masih muncul, ubur-ubur tetap akan muncul. Karena itu kalau lihat ubur-ubur jangan dipegang, dan kalau terlanjut tersengat langsung ke Posko SAR untuk mendapat pertolongan medis," katanya. [RN]

Editor : Syahroni

Berita Terkait

19 Okt 2020
19 Okt 2020
15 Okt 2020