trubus.id
Peristiwa » Jelang Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Wat...
Jelang Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Wates Meningkat

Jelang Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Wates Meningkat

Thomas Aquinus - Sabtu, 01 Jun 2019 11:00 WIB

Trubus.id -- Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Wates, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, diketahui mengalami peningkatan seperti cabai merah keriting, daging ayam dan daging sapi karena tingginya permintaan. Kendati demikian pasokan kebutuhan pokok tersebut dikabarkan stabil.

Kepala Dinas Perdagangan Kulon Progo Iffah Mufidati di Kulon Progo menyampaikan, harga cabai merah keriting yang awalnya berkisar Rp25 ribu naik menjadi Rp40 ribu per kilogram, daging ayam dari Rp32 ribu menjadi Rp35 ribu per kg, dan daging sapi dari Rp120 ribu menjadi Rp130 ribu.

"Kenaikan komoditas cabai merah keriting mengalami kenaikan drastis, kemudian daging ayam dan daging sapi mengalami kenaikan tiga hari terakhir. Kemudian komoditas lain relatif stabil," ujar Iffah, Sabtu (1/6).

Baca Lainnya : Jelang Lebaran, Harga Daging Sapi Naik Capai Rp150.000 di Kepulauan Riau

Dikatakan Iffah, kebutuhan pokok yang harganya relatif stabil, seperti beras di kisaran Rp7.800 hingga Rp10 ribu tergantung jenis dan kualitas beras. Menurutnya, stabilnya beras dikarenakan wilayah Kulon Progo telah panen, sehingga masyarakat tidak beli beras.

Kemudian, harga telur Rp21 ribu per kilogram, harga bawang putih Rp35 ribuan, dan bawang merah Rp25 ribu per kilogram.

"Kami akan melakukan pemantuan hingga menjelang Lebaran untuk memastikan kebutuhan pokok tersedia dan aman," ujarnya.

Iffah berharap, masyarakat tidak melakukan aksi borong dan membeli kebutuhan pokok sesuai kebutuhan karena stok terjamin.

Baca Lainnya : Jelang Lebaran, Kementan Klaim Persediaan Daging Hingga Telur Ayam Surplus

"Persiapan-persiapan menjelang Lebaran secukupnya. Hal ini penting untuk menjaga kestabilan harga dan stok yang mencukupi," ujarnya.

Sementara itu, salah satu pedagang beras Pasar Wates Novi mengungkapkan permintaan beras sangat sepi, karena masyarakat habis panen.

"Permintaan sepi, dan tidak ada kenaikan harga. Pada Mei hingga Juni ini, harga beras cenderung turun karena adanya panen raya di Kulon Progo dan beberapa daerah lainnya," ujar Novi seperti dilansir dari Antaranews. [NN]

Editor : Thomas Aquinus

Berita Terkait

29 Jan 2021
12 Jan 2021
24 Des 2020