trubus.id
Kemendes PDTT Latih Literasi E-Commerce UMKM Daerah Tertinggal di Palu

Kemendes PDTT Latih Literasi E-Commerce UMKM Daerah Tertinggal di Palu

Thomas Aquinus - Sabtu, 01 Jun 2019 07:00 WIB

Trubus.id -- Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) bekerja sama dengan marketplace Shopee dan Universitas Tadulako menggelar workshop literasi e-commerce untuk 30 pelaku UMKM di daerah tertinggal di Universitas Tadulako, Palu, Sulawesi Tengah.

Workshop kali ini diikuti oleh pelaku UMKM yang berasal dari Kabupaten Donggala dan Sigi dengan membawa produk unggulan dari desanya. Para pelaku UMKM yang mengikuti workshop tersebut diberikan pelatihan dengan mendapatkan materi tentang tips berjualan secara online dengan teknik foto produk yang bagus dan juga cara membuat deksripsi produk agar dapat menarik perhatian konsumen sehingga dapat mengakses ke pasar yang lebih luas.

Staf Ahli Menteri Bidang Pembangunan Ekonomi Lokal Kemendes PDTT Ekatmawati menyampaikan, bahwa tantangan pemasaran produk di aaerah tertinggal tidak hanya terkait aksesibilitas dan minimnya sarana prasarana, namun juga rendahnya pengetahuan masyarakat tentang literasi digital.

Baca Lainnya : Kemendes PDTT Kembangkan Program Pos BBM Desa

"Dalam era ini, digitalisasi ini sangat penting bagi para pelaku UMKM di daerah tertinggal untuk memasarkan produknya. Karena itu, dengan kegiatan workshop yang bekerjasama dengan Shopee ini diharapan dapat mendorong perkembangan pemasaran produk-produk para pelaku UMKM di daerah tertinggal secara online," ujarnya.

Ekatmawati juga mengatakan bahwa kerja sama Kemendes PDTT melalui Ditjen PDT dengan Shopee dan Universitas Tadulako menghasilkan sebuah komitmen untuk menggerakan UMKM di daerah tertinggal untuk Go-Online.

"Dari pihak Shopee dan pihak universitas telah berkomitmen untuk bersama-sama mendorong atau menggerakan para pelaku UMKM di daerah tertinggal untuk memasarkan produknya secara online. Untuk Universitas Tadulako akan membantu melalui kegiatan KKN yang diharapkan mahasiswanya dapat membantu dan mengajak UMKM lain untuk bisa memasarkan produk-produknya secara online," terangnya seperti dikutip dari jpnn. [NN]

 

Editor : Thomas Aquinus

Berita Terkait

12 Jan 2021
24 Des 2020
21 Des 2020