trubus.id
Life » Pertama dalam Sejarah, Maskapai Ini Uji Coba Pener...
Pertama dalam Sejarah, Maskapai Ini Uji Coba Penerbangan Bebas Sampah

Pertama dalam Sejarah, Maskapai Ini Uji Coba Penerbangan Bebas Sampah

Syahroni - Sabtu, 11 Mei 2019 08:00 WIB

Trubus.id -- Belum lama ini, sebuah gebrakan dilakukan maskapai penerbangan Qantas. Demi menjaga lingkungan, untuk pertama kalinya dalam sejarah, maskapai asal Australia itu melakukan penerbangan bebas sampah pertama di dunia. 

Penerbangan itu dilakukan Rabu (8/5) lalu dengan rute Sydney - Adelaide. Penerbangan ini merupakan salah satu langkah awal Qantas dalam mewujudkan penghapusan 100 juta plastik sekali pakai pada akhir 2020 dan memangkas 75 persen sampah yang dihasilkan pada akhir 2021.

Dalam keterangannya yang dilansir dari Liputan6.com, seluruh produk yang digunakan dalam penerbangan dengan kode QF739 bersama awak kabin dari Qantas 'Grean Team' itu akan diubah menjadi kompos, digunakan kembali, atau didaur ulang, sehingga tak akan menjadi sampah yang menuju ke tempat pembuangan.

Baca Lainnya : Keren, Nenek Tua Ini Bikin Sepasang Baju dari 310 Kantong Plastik Bekas

Saat keberangkatan, CEO Qantas Domestic, Andrew David mengatakan, penerbangan uji coba ini merupakan tonggak bersejarah dalam perjalanan maskapai nasional Australia tersebut untuk memangkas sampah, tanpa mengurangi layanan yang diberikan.

"Dengan kapasitas penumpang yang melebihi 50 juta orang setiap tahunnya, Qantas dan Jetstar saat ini menghasilkan jumlah sampah yang setara dengan berat 80 pesawat 747 yang terisi penuh," kata David.

David mengatakan penerbangan ini dapat menghasilkan 34 kilogram sampah sekali jalan, sehingga rute penerbangan Sydney-Adelaide menghasilkan 150 ton sampah setiap tahunnya.

"Penerbangan hari ini merupakan kesempatan untuk menguji produk kami, menyempurnakan proses pengolahan sampah maskapai, dan mendapatkan masukan dari para penumpang," ungkap David.

Sekitar 1.000 benda berbahan dasar plastik sekali pakai diganti dengan alternatif berkelanjutan atau dihilangkan dari penerbangan tersebut, termasuk kemasan sajian susu dan Vegemite.

Produk alternatif yang digunakan saat penerbangan ini mencakup wadah makanan yang terbuat dari tebu, tisu terbuat pulp bersertifikat, serta peralatan makan yang berbahan dasar kanji dari tanaman yang sepenuhnya dapat diubah menjadi kompos.

Baca Lainnya : Dampak National Sword, Indonesia Bakal Kebanjiran Sampah Plastik Impor

Usai makanan dinikmati oleh penumpang, awak kabin akan mengumpulkan barang-barang yang tersisa untuk digunakan kembali, didaur ulang, atau diubah menjadi kompos, dalam beberapa arus pengolahan sampah.

Penumpang menggunakan boarding pass digital dan penanda tas elektronik apabila memungkinkan. Sementara, staf Qantas siap memastikan bahwa setiap boarding pass dan penanda tas dari kertas dibuang secara berkelanjutan.

Lounge Qantas di terminal domestik Bandara Sydney pun ikut go green dengan penggunaan sejumlah arus pengolahan sampah untuk mendukung penerbangan bebas sampah perdana ini.

Dalam upayanya untuk mengeliminasi 100 juta plastik sekali pakai setiap tahun pada akhir 2020, Qantas dan Jetstar akan mengganti penggunaan 45 juta gelas plastik, 30 juta set alat makan, 21 juta cangkir kopi, dan 4 juta penutup sandaran kepala dengan bahan alternatif ramah lingkungan. [RN]

 

Editor : Syahroni

Berita Terkait

29 Jan 2021
12 Jan 2021
24 Des 2020