trubus.id
Life » Makan Berlebihan Saat Berbuka Puasa, Waspadai Baha...
Makan Berlebihan Saat Berbuka Puasa, Waspadai Bahayanya Bagi Kesehatan

Makan Berlebihan Saat Berbuka Puasa, Waspadai Bahayanya Bagi Kesehatan

Syahroni - Senin, 06 Mei 2019 22:30 WIB

Trubus.id -- Bulan Ramadan telah tiba. Seluruh umat muslim di dunia pun serentak menjalankan ibadah puasa. Mulai matahari belum bersinar hingga sang surya kembali ke peraduannya, umat muslim dilarang makan dan minum untuk menahan hawa nafsunya.

Di Indonesia sendiri, umat muslim punya tradisi yang berbeda. Setiap mendekati waktu berbuka, banyak umat muslim yang berburu makanan pembuka di tempat-tempat yang telah disediakan. Di sana, aneka macam makanan pembuka tersedia. Menggugah selera.

Tak jarang, banyak warga yang kemudian gelap mata dan membeli beraneka ragam makanan untuk berbuka. Saat waktu berbuka puasa tiba, mereka melampiaskan rasa laparnya seketika dengan makanan-makanan tersebut.

Namun demikian kondisi itu bisa disebut wajar. Sebab, saat bulan puasa, seseorang berada dalam kondisi metabolisme tubuh yang baik. 

"Tubuh akan mampu menyerap apa pun yang masuk ke dalam," ujar ahli kesehatan, dr Maria Charlotte, beberapa waktu lalu dilansir dari CNN, Senin (6/5).

Namun demikian, yang patut jadi catatan, mengisi perut yang kosong selama 12 jam dengan banyak makanan sekaligus justru bisa juga menyebabkan beberapa gangguan kesehatan. Berikut beberapa gangguan yang akan muncul akibat makan berlebih atau overeating setelah puasa seharian seperti dilansir dari CNN.

1. Menimbulkan rasa kantuk

Rasa kantuk muncul saat tubuh kekurangan oksigen. Makan berlebih menjadi salah satu penyebabnya. Saat makan berlebih, tubuh harus bekerja keras untuk mencerna makanan. Hal itu membuat pasokan oksigen terkuras untuk memecah makanan. Kondisi ini yang membuat mata selalu ingin terpejam.

2. Naiknya berat tubuh

Overeating membuat seseorang mengonsumsi makanan dalam porsi berlebih. Semua nutrisi makanan terserap dengan optimal. Mau tak mau, berat badan pun perlahan merangkak naik.

3. Radang lambung atau gastritis

Gastritis atau radang lambung adalah kondisi lapisan dalam kulit lambung yang mengalami peradangan atau bengkak. Umumnya, kondisi ini dikenal dengan istilah maag. 

4. Merusak kecantikan kulit

Makan berlebih tak hanya berdampak pada urusan pencernaan, tapi juga kecantikan kulit. Kulit berjerawat dan kusam menjadi salah satu dampak dari kebiasaan makan berlebih. Apalagi jika asupan makanan minim zat besi. Untuk itu bagi orang yang memiliki kulit berjerawat, perlu mengurangi konsumsi makanan manis dan produk berbahan dasar susu.

Makanan manis, dapat menghambat penyembuhan peradangan pada jerawat. Sedangkan produk susu berkontribusi pada peningkatan produksi sebum dengan kandungan lemaknya dan berujung pada timbulnya jerawat.
 

Editor : Syahroni

Berita Terkait

29 Jan 2021
12 Jan 2021
24 Des 2020