trubus.id
Penguin Antartika Alami Kegagalan Pengembangbiakan, Apa Penyebabnya?

Penguin Antartika Alami Kegagalan Pengembangbiakan, Apa Penyebabnya?

Diah Fauziah - Jumat, 03 Mei 2019 18:30 WIB

Trubus.id -- Koloni penguin kaisar terbesar kedua di Bumi telah mengalami kegagalan pengembangbiakan. Hampir semua anak penguin yang lahir dalam kurun waktu tiga tahun, mati karena lapisan es di Antartika menyusut.

Sebelumnya, peneliti dari British Antarctic Survey (BAS) mempelajari perilaku koloni Halley Bay di Laut Weddell di selatan Cape Hope dengan menggunakan citra satelit. Biasanya, ada 25.000 pasangan penguin yang terlihat di tempat ini setiap tahunnya.

Baca Lainnya : Kotoran Penguin Antartika Punya Warna Unik, Bisa Dilihat dari Luar Angkasa

Pada tahun 2016, ketika cuaca menghangat dan badai yang tidak normal memecah es laut tempat penguin biasanya membesarkan anak-anaknya, peneliti menemukan jika semua anak penguin mati.

Pada tahun 2017 dan 2018, peneliti memantau kembali lokasi ini dengan citra satelit. Hasilnya, tidak ada anak penguin yang terlihat.

"Koloni penguin di Halley Bay telah menghilang. Kami telah melacak populasi ini dan juga koloni lain di wilayah ini selama dekade terakhir menggunakan citra satelit resolusi sangat tinggi," kata spesialis penginderaan jauh BAS, Peter Fretwell, Kamis (25/4).

Baca Lainnya : Menyedihkan, Koloni Penguin Raja Menyusut 90 Persen

"Kita dapat memperkirakan populasi berdasarkan kepadatan kelompok yang diketahui untuk memberikan estimasi ukuran koloni yang dapat diandalkan. Gambar-gambar ini telah dengan jelas menunjukkan kegagalan pengembangbiakan di wilayah ini dalam kurun waktu tiga tahun," sambungnya.

Pakar penguin BAS, Phil Trathan, mengatakan, "Kegagalan total penguin untuk berkembang biak dengan sukses belum pernah terjadi sebelumnya di wilayah ini."

Diperkirakan, populasi penguin menyusut hingga 70 persen karena suhu Bumi terus menghangat akibat perubahan iklim. [DF]

Editor : Diah Fauziah

Berita Terkait

20 Nov 2020
20 Nov 2020
17 Nov 2020