trubus.id
Petani Muda Raih Keuntungan Rp10 Juta dari Labu Madu Tiap Panen

Petani Muda Raih Keuntungan Rp10 Juta dari Labu Madu Tiap Panen

Thomas Aquinus - Kamis, 02 Mei 2019 16:00 WIB

Trubus.id -- Salah satu petani muda, Vita Wahyu Ratih melalui Vita Farm di Desa Nambaan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri sejak tahun 2016 tengah kembangkan varietas labu yang dapat menghasilkan keuntungan. Dikatakan Vita, dari lahan seluas 700 meter persegi yang dikelolanya mampu menghasilkan Rp10 Juta tiap kali panen.

Dari hasil panen tersebutlah, Vita memiliki keyakinan memulai usaha pertanian tersebut. Dikatakan Vita, awal mulanya modal bibit hingga pupuk hanya keluar Rp2 juta. Saat panen, mampu menghasilkan 1 ton yang dijual ke tengkulak sekitar Rp12 juta karena dihitung per kilogramnya hanya Rp10.000.

“Lumayan, keuntungan bisa sampai Rp10 juta paling sedikitnya,” katanya.

Vita menyampaikan, keuntungan dari budi daya labu yang dilakukannya yaitu perawatannya yang sangat mudah karena bisa ditanam di mana saja. Selain itu, masa tanamnya hingga berbuah pun labu madu bisa dipanen sekitar 75 hari.

Baca Lainnya : 1.500 Mahasiswa Disiapkan Kementan Lakukan Pendampingan Terhadap Petani

Vita juga menilai, saat ini masih jarang dijual benih labu madu di Kediri. Oleh sebab itu dirinya bekerja sama dengan pabrik benih Panah Merah di daerah Purwokerto untuk mengembangkannya di pekarangan rumahnya yang sudah lama menganggur tidak digarap.

“Per bibitnya lumayan mahal sih, sekitar Rp3.000, tetapi hasilnya lumayan juga. Petani juga harus berani kalau mau untung besar,” kata Vita dikutip dari Tribunnews.

Baca Lainnya : Bisnis Budidaya Asparagus Sangat Potensial bagi Petani Milenial

Menurutnya, labu madu jarang ditemui di pasar karena biasanya dijual di pasar swalayan. Di swalayan sendiri harga labu madu per kilogramnya bisa mencapai Rp20.000. Vita menyampaikan, pada panen pertamanya lahan seluas 700 meter persegi tersebut bisa panen 1 ton labu madu.

Vita mengungkapkan, labu madu rasanya manis dan tergolong tahan lama karena kulitnya keras. Pada suhu ruang, labu madu bahkan bisa bertahan 10-12 bulan.

Baca Lainnya : Inspiratif, Kisah Mantan Preman yang Jadi Petani Sukses

Selain itu, pemasarannya pun juga cukup mudah. Vita menyampaikan, tidak sulit karena para tengkulak buah banyak yang datang ke kebunnya untuk memborong labu madunya ketika panen.

“Penjualannya tidak sulit dan keuntungan lumayan besar. Semoga nanti para tetangga saya mencoba mengikutinya,” katanya.

Faktor pendukung lainnya adalah gaya hidup sehat yang sedang gaung saat ini berdampak pada banyaknya orang mencari buah dan sayur yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut. Sebagai bagian dari makanan sehat, komoditas buah dan sayur mampu membuat petaninya mendapatkan keuntungan yang cukup besar.[NN]

 

Editor : Thomas Aquinus

Berita Terkait

12 Jan 2021
24 Des 2020
21 Des 2020