trubus.id
Naik Sejak April, Bawang Putih di Pasar Induk Kramatjati Sentuh Harga Rp60.000 per Kilogram

Naik Sejak April, Bawang Putih di Pasar Induk Kramatjati Sentuh Harga Rp60.000 per Kilogram

Astri Sofyanti - Kamis, 02 Mei 2019 14:33 WIB

Trubus.id -- Sebagai salah satu komoditas pangan strategis di Indonesia, harga bawang putih kerap bergejolak. Kpondisi ini terjadi lantaran hingga kini Indonesia masih mengandalkan pasokan bawang putih impor untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Salah satu pedagang di Pasar Tradisional Kramatjati, Suparti mengungkapkan, sejak bulan April, harga bawang putih terus meroket. Saat ini harga bawang putih mencapai Rp60.000 per kilogram, atau naik sebesar Rp8.000. Suparti mengatakan, seminggu lalu harga bawang putih rata-rata dijual seharga Rp54.000 per kilogram.

“Harga bawang putih kating Rp60.000 per kilogram, sedangkan bawang putih biasa harganya Rp55.000 per kilogram,” kata Suparti saat ditemui Trubus.id di lapaknya di Pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur, Kamis (2/5).

Baca Lainnya : Keputusan Kemendag Terbitkan RIPH Impor Bawang Putih Dinilai Tepat

Dirinya mengaku lonjakan harga bawang putih sudah terjadi sejak Pemilu 17 April 2019 lalu. Lebih lanjut dirinya mengatakan meroketnya harga bawang putih turut mempengaruhi omzet dan penjualannya.

“Karena harganya mahal kebanyakan konsumen hanya bertanya saja tapi enggak beli. Malah sehari kadang enggak ada yang beli. Padahal biasanya kalo nanya pasti beli 1 sampai 2 kilo. Itu kalau harganya normal,” tambahnya.

Baca Lainnya : Stabilkan Harga, Kemendag Gelontorkan 226,2 Ton Bawang Putih untuk Operasi Pasar

Karena harganya yang terlampau tinggi, Suparti mengaku tak berani memasok bawang putih dalam jumlah banyak. Langkah itu ia ambil untuk meminimalisir potensi kerugian yang bisa ia derita.

“Harganya mahal, yang beli jarang saya enggak berani pasok banyak, jadi ya sedikit aja, karena yang beli juga sedikit,” ucapnya lagi.

Menyikapi hal tersebut, dirinya berharap pemerintah segera menurunkan harga bawang putih sehingga permintaan dari konsumen kembali meningkat. [RN]

Editor : Syahroni

Berita Terkait

26 Okt 2020
19 Okt 2020
19 Okt 2020