trubus.id
Libur Pemilu Berlalu, Harga Cabai Rawit di Gorontalo Kembali Normal

Libur Pemilu Berlalu, Harga Cabai Rawit di Gorontalo Kembali Normal

Syahroni - Selasa, 23 Apr 2019 21:00 WIB

Trubus.id -- Sejak 2 hari belakangan, harga cabai rawit di Gorontalo melonjak hingga mencapai angka tertinggi Rp100 ribu per kilogram. Namun demikian, kondisi ini dinilai Kementerian Pertanian (Kementan) sebagai fenomena sesaat. Pasalnya kenaikan tidak berlangsung lama. Dibuktikan, saat dilakukan pemantauan ke pasar-pasar lokal, Selasa (23/4), harga cabai sudah kembali normal yakni di kisaran Rp40 sampai 50 ribu per kg.

"Memang benar, di Gorontalo kemarin harga rawit merah sempat tembus Rp100 ribu per kg, tapi sama sekali bukan karena tidak ada barang. Ternyata hanya karena orang pada libur hari pencoblosan pemilu kemarin. Jadi murni karena fenomena sesaat saja,” demikian dijelaskan Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Direktorat Jenderal Hortikultura, Kementan, Moh Ismail Wahab di Jakarta, Selasa (23/4).

Ismail membeberkan, produksi cabai rawit merah pada Mei 2019 ini mencapai 96 ribu ton, sementara kebutuhannya hanya 62 ribu ton. Dengan demikian, terjadi surplus sebesar 34 ribu ton. Adapun untuk cabai besar, produksi pada Mei 2019 sebesar 110 ribu ton dan kebutuhan sekitar 74 ribu ton, sehingga ada surplus hampir 37 ribu ton. Oleh karena itu, pemerintah menjamin pasokan cabai secara nasional aman.

Baca Lainnya : Kabupaten Penajam Hasilkan Cabai Rawit 10.000 Ton per Bulan

“Kami akan terus berupaya menjaga pasokan dan harga stabil. Stabilisasi itu kuncinya cuma satu, ketepatan dan ketaatan dalam pelaksaan pola tanam. Itu sudah kita atur secara nasional. Daerah sudah paham dan berhasil melaksanakan,” terangnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Propinsi Gorontalo, Muljadi D. Mario memastikan harga cabai rawit merah di Gorontalo sudah kembali normal. Buktinya, harga cabai rawit merah di pasaran saat ini berkisar Rp40 hingga 50 ribu per kg.

"Kenaikan kemarin itu cuma sebentar saja, sekarang sudah kembali normal. Bahkan Wagub Gorontalo berserta Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan, Kementerian Perdagangan sudah melakukan inspeksi di Pasar Sentral, Gorontalo. Harga terpantau stabil dan pasokan normal," ujar Mario.

Mario juga mengamini kalau harga cabai rawit merah naik bukan karena tidak ada panen, tapi murni karena aktivitas petani dan pedagang yang terganggu dengan libur pemilu. Kondisi libur ini menyebabkan stok di pedagang retail sedikit. 

Baca Lainnya : Kementan Keluarkan Solusi Terkait Anjloknya Harga Cabai

“Mereka tahu kalau akan libur, jadi pedagang retail tidak memasok banyak. Kebetulan libur pemilu ini hampir bersamaan dengan libur paskah. Tapi kami sudah cek, ketersediaannya mencukupi kok. Buktinya saat kami sidak, pasokan cukup berlimpah," tegasnya.

Subarkah, salah satu pemilik Rumah Makan Padang di Gorontalo saat ditemui di Pasar Tradisional Meluo, Kwandang mengaku senang harga cabai cepat normal kembali. Harga cabai rawit merah kini Rp43 ribu per kg dan pasokan cabai selalu ada setiap hari.

“Alhamdulillah, harga sudah kembali normal. Kemarin kabarnya rawit merah sempat naik dua kali lipat harganya, tapi kebetulan saya tidak belanja, karena nyoblos di TPS. Pedagang di Meluo juga pada libur semua," tuturnya. [RN]

Editor : Syahroni

Berita Terkait

07 Sep 2020
31 Agu 2020
28 Agu 2020