trubus.id
Merapi Kembali Luncurkan Guguran Awan Panas, Warga Hulu Kali Gendol Diminta Waspada

Merapi Kembali Luncurkan Guguran Awan Panas, Warga Hulu Kali Gendol Diminta Waspada

Syahroni - Minggu, 14 Apr 2019 13:30 WIB

Trubus.id -- Gunung Merapi yang berdiri tegak di wilayah perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah terus menunjukkan aktivitas vulkaniknya. Menurut laporan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Minggu (14/4) dinihari, Merapi kembali meluncurkan awan panas guguran. 

Kepala BPPTKG, Hanik Humaida dalam keterangan tertulisnya, Minggu (14/4) menjelaskan, awan panas guguran terjadi pukul 01.42 WIB. Awan panas guguran tersebut dilaporkan teramati mengarah ke hulu Kali Gendol dengan jarak luncur 1.000 meter.

Baca Lainnya : Gunung Merapi Luncurkan Lima Kali Guguran Lava Pijar Hari Ini

Sementara itu, berdasarkan periode pengamatan pukul 00.00-06.00 WIB, gunung teraktif di Indonesia itu mengalami satu kali gempa awan panas guguran dengan amplitudo 55 mm selama 107 detik, dan tiga gempa guguran dengan amplitudo 5-25 mm selama 52-87 detik.

Baca Lainnya : Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Hingga 1,1 Kilometer ke Arah Kali Gendol

Hasil pengamatan visual menunjukkan dari kawah gunung itu keluar asap tebal berwarna putih dengan tinggi 20 meter di atas puncak kawah. Angin di gunung itu bertiup lemah hingga sedang ke arah timur laut dan barat laut. Suhu udaranya 17-21 derajat Celsius, dengan kelembaban udara 63-88 persen, dan tekanan udara 654-709 mmHg.

Hingga kini, BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II atau Waspada. Karenannya, tidak direkomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana. BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi, dan menyarankan warga yang tinggal di kawasan alur Kali Gendol waspada karena jarak guguran awan panas semakin jauh. [RN]
 

Editor : Syahroni

Berita Terkait

20 Nov 2020
20 Nov 2020
17 Nov 2020