trubus.id
Gunung Merapi Luncurkan Lima Kali Guguran Lava Pijar Hari Ini

Gunung Merapi Luncurkan Lima Kali Guguran Lava Pijar Hari Ini

Thomas Aquinus - Sabtu, 13 Apr 2019 12:00 WIB

Trubus.id -- Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat Gunung Merapi meluncurkan lima kali guguran lava pijar ke arah Kali Gendol pada Sabtu (13/4). Gunung yang berada di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah kini masih tetap berada di level II atau waspada. 

Kepala BPPTKG Hanik Humaida melalui keterangan resminya mengungkapkan, lima guguran lava yang terpantau melalui CCTV dalam periode pengamatan pukul 00:00-00:06 WIB memiliki jarak luncur 250-900 meter.

Selain guguran lava, menurut dia, pada periode itu BPPTKG juga mencatat 22 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-55 mm selama 10-91 detik.

Baca Lainnya : Lava Pijar Gunung Merapi Meluncur 1.400 Meter pada Selasa Malam

Sementara itu, hasil pengamatan visual menunjukkan asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis, sedang, hingga tebal dan tinggi 80 meter di atas puncak kawah.

Angin di gunung itu bertiup lemah ke arah timur tenggara, dan selatan. Suhu udaranya 17-21.8 derajat celsius dan kelembapan udaranya 67-85 persen dan tekanan udara 628.5-708.7 mmHg.

Terkait  status Merapi yang masih tetap berada di level II atau waspada, untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Baca Lainnya : Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Hingga 1,1 Kilometer ke Arah Kali Gendol

Sehubungan semakin jauhnya jarak luncur awan panas guguran Merapi, BPPTKG mengimbau warga yang tinggal di kawasan alur Kali Gendol meningkatkan kewaspadaan.

Masyarakat juga diminta tidak terpancing isu-isu mengenai erupsi Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan aparat pemerintah daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi atau kantor BPPTKG, atau melalui media sosial BPPTKG. [NN]

Editor : Thomas Aquinus

Berita Terkait

20 Nov 2020
20 Nov 2020
17 Nov 2020