trubus.id
Disperindag Sleman Khawatir Kenaikan Harga Bawang Terjadi Hingga Idul Fitri

Disperindag Sleman Khawatir Kenaikan Harga Bawang Terjadi Hingga Idul Fitri

Astri Sofyanti - Jumat, 12 Apr 2019 19:00 WIB

Trubus.id -- Saat ini harga bawang putih dan bawang merah tengah mengalami lonjakan. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman, Yogyakarta, memprediksi, kenaikan harga bawang merah maupun bawang putih bisa berlangsung hingga Idul Fitri pada Juni 2019 nanti.

“Harga bawang merah dan bawang putih sedang mengalai kelonjakan,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman, Tri Endah Yitnani di Sleman, Jumat (12/4) mengutip Antara.

Dirinya mengakui, harga bawang melonjak perlahan namun pasti. Hal tersebut disebabkan lantara banyak tanaman petani gagal panen karena intensitas hujan tinggi. Pihaknya juga mengatakan stok bawang merah semakin menipis di pasaran, sementara permintaan tinggi.

Baca Lainnya : Minimnya Stok Bawang Putih Nasional, Bisa Memicu Gejolak Harga yang Lebih Besar

Pihaknya mengungkapkan jadi wajar jika harga bawang akan terus mengalami kenaikan. Di Sleman sendiri, harga bawang putih telah menyentuh harga yang fantastis yakni Rp48.000 per kilogram (kg).

Lebih lanjut Endah mengatakan, dengan kondisi tersebut pihaknya memprediksi masih akan ada kenaikan harga hingga 10 persen. Ia memperkirakan harga baru akan turun setelah Idul Fitri mendatang.

Endah menjelaskan, selama ini pasokan bawang yang ada di pasar Sleman berasal dari sejumlah daerah seperti Wonosobo, Muntilan, Boyolali dan sebagian lagi dari daerah Jawa Timur.

"Produksi bawang Sleman hanya sekitar 5-7 persen, petani di Sleman tidak fokus budi daya bawang," tambahnya.

Baca Lainnya : Pengamat Pertanian: Persediaan Bawang Putih Nasional Masuk Kategori Kritis

Merespon hal tersebut, Kepala Bidang Hortikultura dan Perkebunan Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman, Edi Sri Harmanto mengatakan, petani Sleman memang belum familiar untuk menanam bawang.

"Pada 2018 lalu sudah mulai untuk diajari menanam bawang, luasnya lahannya 20 hektare," ungkapnya.

Jadi diakuinya, saat ini petani masih belum mulai menanam bawang. Petani baru akan mulai menanam pada Mei mendatang, sebab curah hujan pada bulan Mei mendatang sudah minim. Karena curah hujan yang tinggi sangat berisiko jika para petani memaksakan menanam bawang. [RN]

Editor : Syahroni

Berita Terkait

26 Okt 2020
19 Okt 2020
19 Okt 2020