trubus.id
Kiat » Dinas KUMKM Aktifkan 65 Persen dari 617 Koperasi d...
Dinas KUMKM Aktifkan 65 Persen dari 617 Koperasi di Bekasi

Dinas KUMKM Aktifkan 65 Persen dari 617 Koperasi di Bekasi

Thomas Aquinus - Kamis, 04 Apr 2019 12:30 WIB

Trubus.id -- Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bekasi akan mengaktifkan 65% koperasi dari total 617 koperasi yang ada saat ini. Hal tersebut akan dilakukan bertahap selama lima tahun ke depan. 

Kepala Bidang Koperasi, Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bekasi Sitanggang mengungkapkan, pihaknya akan melakukan hal tersebut dalam rangka mendata kembali koperasi yang selama ini sudah berjalan. Adapun koperasi yang akan didata merupakan jenis koperasi yang bergerak di berbagai sektor yang basisnya mulai dari unit paling kecil hingga yang asetnya mencapai miliaran. 

"Mengacu pada RPJMD, untuk lima tahun kita ke depan akan melakukan aktivasi 65% koperasi yang aktif," ujarnya, Rabu (3/4).

Baca Lainnya : Kekuatan Koperasi Adalah Kumpulan Anggota Bukan Modal Segelintir Orang

Sitanggang menyampaikan, beberapa koperasi di Kota Bekasi telah memiliki aset mencapai miliaran. Seperti Koperasi Lima Garuda dengan aset mencapai Rp500 miliar dan koperasi Karyawan Brigstone mencapai Rp300 miliar.

Hal tersebut menunjukkan bahwa koperasi sebagai badan usaha punya kemampuan yang kuat untuk berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu, untuk mendorong koperasi yang masih berdaya kecil, pihaknya melakukan pendekatan agar koperasi-koperasi bersangkutan melibatkan UMKM. Hal itu kiranya mampu membantu meningkatkan potensi koperasi, alih-alih agar tetap berjalan. Konsep yang ditanamkan dalam pola ini ada buying and selling coalition.

Baca Lainnya : Kemenkop UKM Dukung Kemitraan Koperasi dan Pelaku UMKM di DIY

"Jadi, akhirnya kita punya seperti koperasi boneka, makanan-minuman, koperasi pegawai negeri, koperasi masyarakat dan lain sebagainya. Kalau UKM dibiarkan sendiri juga, maka kekuatannya kurang," kata Sitanggang.

Dicontohkannya seperti koperasi boneka, dapat dikatakan laju penjualannya melesat. Di pasar Indonesia, dirinya mengaku, sekitar 60-70% produk boneka berasal dari Kota Bekasi. 

"Saya melihat dulu orang memandang koperasi sebelah mata, sekarang koperasi punya segalanya bahkan mampu menyerap tenaga kerja," katanya.

Baca Lainnya : Pemerintah Dukung Koperasi dengan Regulasi Khusus

Di samping itu, peranan koperasi yang fleksibel bisa masuk ke berbagai lini. Selain koperasi simpan pinjam, koperasi-koperasi pun sekarang menawarkan jasa, misalnya transportasi hingga kontruksi.

Ia pun mengaku, saat ini pihaknya tidak memberikan bantuan kepada koperasi dalam bentuk keuangan. Dinas hanya mengajarkan bagaimana koperasi bisa mendapatkan bantuan dalam bentuk pinjaman lunak. Hal ini kiranya mampu meningkatkan pembelajaran berwirausaha untuk para anggotanya.

"Jadi, fungsi pemerintah itu sebagai fasilitator, motivator, regulator. Motivator seperti memberi reward di setiap hari koperasi dan award untuk tingkat nasional," pungkasnya. [NN] 

Editor : Thomas Aquinus

Berita Terkait

29 Jan 2021
12 Jan 2021
24 Des 2020