trubus.id
Kiat » BPPT Tatap Indonesia Emas 2045 Melalui Pembangunan...
BPPT Tatap Indonesia Emas 2045 Melalui Pembangunan SDGs

BPPT Tatap Indonesia Emas 2045 Melalui Pembangunan SDGs

Thomas Aquinus - Rabu, 20 Mar 2019 20:30 WIB

Trubus.id -- Tatap Indonesia emas di tahun 20145, Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza tengah menyiapkan pembangunan SDM yang berkelanjutan alias Sustainable Development Goals (SDGs). Setidaknya ada 17 SDGs yang disiapkan oleh pihaknya.

Hal tersebut dilakukannya dalam rangka menuju Indonesia Emas yang salah satu pilarnya mendorong pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM). 

"Presiden (Jokowi) beberapa waktu lalu menuliskan impiannya 2015-2045 adalah Indonesia emas salah satu pilarnya adalah pembangunan SDM, " ujarnya dalam acara Kongres Teknologi Nasional (KTN) di Gedung BPPT, Jakarta, Rabu (20/3).

Baca Lainnya : Indonesia Apresiasi Langkah ILO Wujudkan Program SDGs

Hammam menyampaikan dengan pembangunan SDM, dirinya optimis Indonesia dapat menjadi negara maju pada 2045 nanti. Apalagi, Indonesia memiliki bonus demografi seperti layaknya Jepang saat masih menjadi negara menengah.

Seperti diketahui bersama, bonus demografi adalah penduduk dengan usia produktifnya lebih banyak. Indonesia sendiri saat ini mencapai kurang lebih 250 juta penduduk.

"Indonesia punya peluang karena Indonesia memiliki bonus demografi," katanya.

Baca Lainnya : Dunia Akui Program Dana Desa Sebagai Langkah Nyata Pencapaian SDGs

Riza mengungkapkan, bonus demografi ini harus benar-benar bisa dimanfaatkan oleh Indonesia. Karena jika bonus demografi ini habis maka pertumbuhan ekonomi Indonesia akan terus menurun seperti halnya Korea Selatan.

"Berdasarkan negara lain kali negara yang mengalami bonus demografi yang habis itu ekonominya turun," ucapnya.

Saat ini, Indonesia masih berada di posisi negara dengan ekonomi menengah. Di mana GDP per Kapita Indonesia saat ini di kisaran USD3.876 per kapita. Sementara itu untuk menjadi negara maju syarat minimalnya GDP per kapita!ya adalah USD12.000. [NN]

Editor : Thomas Aquinus

Berita Terkait

29 Jan 2021
12 Jan 2021
24 Des 2020