trubus.id
Meski Darurat Banjir, Stok Beras di Jawa Timur Aman

Meski Darurat Banjir, Stok Beras di Jawa Timur Aman

Astri Sofyanti - Minggu, 10 Mar 2019 20:00 WIB

Meski Jawa Timur ditetapkan siaga darurat bencana banjir, Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) menegaskan bahwa stok beras di wilayah Jawa Timur aman. Nantinya, Perum Bulog akan menyalurkan cadangan beras pemerintah (CBP) untuk bencana alam.

Untuk setiap provinsi, Perum Bulog menyiapkan 200 ton CBP dan 100 ton CBP untuk setiap kabupaten atau kota. Jumlah itu untuk memenuhi tanggap darurat seperti bencana alam dan rawan pangan.

"Perum Bulog siap menyalurkan CBP kapan pun dan di mana pun dibutuhkan. Terutama untuk 15 kabupaten atau kota di Jatim yang saat ini tengah dilanda banjir," kata Tri Wahyudi Saleh, Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Minggu (10/3), di Jakarta.

Baca Lainnya : Bulog Segera Kucurkan 20 Ton Beras Bantu Korban Banjir Sulsel

Stok CBP di Bulog Jawa Timur mencapai 500 ribu ton. Jumlah tersebut aman untuk ketahanan stok beberapa bulan ke depan. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir dengan stok beras.

"Beras tersimpan di seluruh gudang Bulog wilayah Jatim. Kapan pun dan jumlah berapa pun, saat pemerintah daerah meminta CBP untuk situasi tanggap darurat dan rawan pangan, kami siap melayani," bebernya.

Ia mengatakan jika gudang Bulog di Madiun dan sekitarnya dalam kondisi aman. Pihaknya telah melakukan pengecekan gudang di seluruh wilayah kerja Bulog Jatim untuk memastikan agar beras yang tersimpan tetap aman dari banjir.

Baca Lainnya : Prabowo Sebut Stok Beras Nasional Hanya Cukup 3 Minggu, Bulog Bereaksi

"Bila ada gudang Bulog yang berada di area rawan banjir, akan dilakukan pemindahan ke gudang yang lain," lanjut Tri.

Sesuai permintaan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Bulog telah menyalurkan 2.500 kilogram CBP untuk korban terdampak banjir di Madiun. Tidak hanya beras, Bulog juga memberikan bantuan CSR berupa 100 paket sembako. Satu paket sembako terdiri dari lima kilogram beras premium, satu kilogram gula pasir dan satu kilogram minyak goreng. [DF]

 

Editor : Diah Fauziah

Berita Terkait

06 Juli 2020
06 Juli 2020
06 Juli 2020