trubus.id
Kunjungan Wisman ke Sumut pada Januari 2019 Turun Hingga 35 Persen

Kunjungan Wisman ke Sumut pada Januari 2019 Turun Hingga 35 Persen

Syahroni - Sabtu, 02 Mar 2019 09:00 WIB

Trubus.id -- Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Sumatera Utara (Sumut) melalui empat pintu masuk pada Januari 2019 mencapai 14.149 kunjungan. Jumlah ini mengalami penurunan 35,00 persen dibanding yang datang pada Desember 2018 mencapai 21.769 kunjungan.

"Demikian jika dibanding bulan yang sama tahun 2018, jumlah wisman pada Januari 2019 turun 5,67 persen, dari 14.999 kunjungan pada Januari 2018 menjadi 14.149 kunjungan," kata Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Bismark SP Sitinjak, Jumat (1/3).

Penurunan jumlah wisman tertinggi pada Januari 2019 dibanding bulan sebelumnya terjadi pada pintu masuk Pelabuhan Laut Tanjung Balai Asahan sebesar 65,08 persen. Melalui pintu masuk Bandar Udara Kuaanamu Internasiona sebesar 34,55 persen, dan melalui pintu masuk Bandar Udara Silangit sebesar 32,55 persen.

Baca Lainnya : Agar Pengunjung Tak Bosan Museum Negeri Sumut Perlu Segera Direnovasi  

"Sementara jumlah wisman yang datang melalui pintu masuk Pelabuhan Laut Belawan naik sebesar 18,75 persen," ujarnya.

Bismark menjelaskan, selama Januari 2019 jumlah wisman yang berkunjung di Sumut mencapai 14.149 kunjungan, turun 5,67 persen dibanding jumlah wisman pada periode yang sama di 2018. Penurunan jumlah wisman tertinggi terjadi pada pintu masuk Pelabuhan Laut Tanjung Balai Asahan yang mengalami penurunan 44,20 persen.

"Kemudian melalui pintu masuk Bandar Udara Kualanamu Internasional turun 11,20 persen, dan melalui pintu masuk Pelabuhan Laut Belawan sebesar 5,00 persen. Sedangkan jumlah wisman yang masuk melalui pintu masuk Bandar Udara Silangit naik 0,00 persen," jelasnya.

Bismark menyebut, dari 10 negara pasar utama wisman pada Januari 2019, Malaysia masih mendominasi jumlah wisman yang berkunjung ke Sumut, yaitu 60,59 persen, diikuti Singapura 7,72 persen, Tiongkok 4,66 persen, Taiwan 2,54 persen, Australia 2,39 persen, India 2,02 persen, Amerika Serikat 1,84 persen, Jerman 1,68 persen, Belanda 1,63 persen, dan Inggris 1,54 persen.

"Jumlah wisman dari sepuluh negara tersebut adalah 86,61 persen dari total kedatangan wisman di Sumut," sebutnya.

Baca Lainnya : Kunjungan Wisman ke Sumut Meningkat, Paling Banyak Asal Malaysia

Diterangkan Bismark, jumlah kedatangan wisman selama Januari 2019 dari 10 negara utama tersebut mengalami penurunan 37,51 persen dibanding bulan sebelumnya. Demikian halnya dari negara lainnya turun 12,19 persen. Dan persentase penurunan terbesar terjadi pada wisman asal negara Malaysia sebesar 43,76 persen.

Sementara itu, pada periode Januari 2019, jumlah wisman dari 10 negara utama tersebut mengalami kenaikan 0,07 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu dari 12.246 kunjungan di 2018 menjadi 12.254 kunjungan pada 2019. Persentase kenaikan tertinggi terjadi pada wisman asal negara Taiwan sebesar 100,00 persen.

"Penurunan jumlah kunjungan wisma pada Januari 2019 terhadap Desember 2018 yang mencapai 35,00 persen, searah dengan total kunjungan wisman yang masuk ke Indonesia pada Januari 2019, yang mengalami penurunan 17,60 persen atau dari 1.405.536 menjadi 1.158.162 kunjungan," tandasnya. [RN]

Editor : Syahroni

Berita Terkait

20 Nov 2020
20 Nov 2020
17 Nov 2020