trubus.id
Peristiwa » Puluhan Beruang Kutub Invasi Kota, Rusia Keluarkan...
Puluhan Beruang Kutub Invasi Kota, Rusia Keluarkan Status Darurat

Puluhan Beruang Kutub Invasi Kota, Rusia Keluarkan Status Darurat

Astri Sofyanti - Rabu, 13 Feb 2019 14:30 WIB

Trubus.id -- Beruang kutub merupakan salah satu predator terbesar di dunia yang bisa mencapai bobot tubuh 700 kilogram. Ciri khas dari hewan ini adalah mereka biasa menghabiskan hidupnya di lautan es.

Namun apa jadinya jika predator mengerikan ini tiba-tiba memutusan untuk meninggalkan lautan es yang menjadi habitatnya dan menginvasi kawasan permukiman padat penduduk di Rusia?

Keadaan tersebut benar-benar nyata terjadi.  Sebuah kepulauan terpencil di utara Rusia telah menyatakan keadaan darurat setelah invasi beruang kutub memicu kekhawatiran penduduk wilayah itu. Setidaknya ada 52 beruang kutub terlihat di sekitar Belushya Guba, sebuah kota di kepulauan Novaya Zemlya, yang terletak di Samudra Arktik.

Baca Lainnya : Gubernur Ini Dikecam Karena Tembak Mati Beruang yang Sedang Hibernasi

"Karena adanya invasi massal beruang kutub di kawasan perumahan," kata Alexander Minayev, wakil kepala pemerintahan Novaya Zemlya, dalam sebuah pernyataan, dilansir dari laman Time, Rabu (13/2).

Dilaporkan pula banyak warga, sekolah dan taman kanak-kanak menyampaikan banyak keluhan lisan dan tertulis yang menuntut kepastian keamanan di permukiman, bunyi pernyataan itu. Orang-orang ketakutan. Mereka takut meninggalkan rumah, sehingga menggangu rutinitas sehari-hari.

Kondisi ini membuat para orang tua takut membiarkan anak-anak pergi ke sekolah atau taman kanak-kanak.

Merespon hal tersebut kepala administrasi lokal Zhigansha Musin mengatakan ilegal memusnahkan beruang kutub di Rusia. Dirinya mengatakan, fenomena seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya.

"Saya sudah berada di Novaya Zemlya sejak 1983. Tidak pernah ada invasi massal beruang kutub seperti sekarang," ujarnya.

Baca Lainnya : Beruang Alaska jadi Tersangka Tewasnya Pendaki dan Melukai Tim Pencari

Serbuan beruang kutub ini terjadi akibat penyusutan lapisan es di kutub utara. Pemanasan global yang terjadi beberapa tahun terakhir membuat habitat es di kutub utara menyusut drastis. Beruang-beruang yang kelaparan pun terpaksa pindah ke daratan untuk mencari makan.

Anastasia Bondarenko, salah satu warga lokal mengungkapkan, beruang kutub di Novaya Zemlya sudah kehilangan rasa takut pada manusia.

Beberapa video dari warga lokal pun memperlihatkan beruang tersebut berjalan di antara bangunan kota, bahkan memasuki gang-gang kecil di antara blok apartemen yang padat penduduk.

Sejumlah upaya yang telah dilakukan pemerintah untuk mengusir beruang tersebut pun tidak menghasilkan dampak yang berarti, mulai dari menembakan peluru kosong, membunyikan klakson mobil, hingga mendirikan pagar berduri. [RN]

Editor : Syahroni

Berita Terkait

29 Jan 2021
12 Jan 2021
24 Des 2020