trubus.id
Peristiwa » Hingga Pergantian Tahun, Harga Ayam di Pekanbaru A...
Hingga Pergantian Tahun, Harga Ayam di Pekanbaru Akan Naik Terus

Hingga Pergantian Tahun, Harga Ayam di Pekanbaru Akan Naik Terus

Syahroni - Kamis, 20 Des 2018 23:00 WIB

Trubus.id -- Harga daging ayam di pasar tradisional Kota Pekanbaru mulai naik menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2018. Kenaikannya untuk ayam berukuran kecil mulai dari Rp5 ribu dan untuk ukuran besar Rp3 ribu.

Penjual ayam potong, Anton menyebut, kenaikan ini bakal terus terjadi hingga tahun berganti. Dia memperkirakan harga ayam bisa mencapai Rp30 ribu per kilogram saat itu.

"Sekarang harga ayam kecil Rp28 ribu per kilogram dari Rp25 ribu, ayam besar Rp25 ribu dari Rp22 ribu per kilogram," kata pria berusia 32 tahun itu, Kamis (20/12).

Baca Lainnya : Buwas Pastikan Tak Ada Kenaikan Harga Beras di Natal dan Tahun Baru

Anton menjelaskan, kenaikan menjelang akhir tahun sudah biasa terjadi. Meski demikian, dia menyebut minat masyarakat masih tetap tinggi berbelanja ayam. Sementara untuk harga daging sapi, terpantau tidak terjadi kenaikan. Harga daging sapi dikatakan seorang pedagang, Yusmar, hanya terjadi saat hari raya Idul Fitri.

"Itu baru naik, kalau sekarang biasa aja," sebutnya.

Per kilogramnya, harga daging sapi lokal atau kualitas bagus mencapai Rp120 ribu, sedangkan daging sapi biasa Rp110 ribu. "Sekarang sepi pembeli. Biasanya sehari sediakan 40 kilogram per hari. Berbeda dengan daging ayam kan kalau tahun baru banyak yang bakar ayam, kalau daging jarang," ucapnya.

Baca Lainnya : Jelang Natal, Palu Justru Krisis Daging Ayam

Sementara itu, untuk harga sembako seperti beras, gula pasir dan minyak juga belum mengalami kenaikan. Salah seorang penjual kebutuhan pokok bernama H Bagindo Zaidir menuturkan, untuk harga beras Belido dibandrol Rp12 ribu per kilogram, beras Topi Koki Rp12 ribu per kilogram, beras Anak Daro Rp13 ribu per kilogram, beras Pandan Wangi Rp15 ribu per kilogram, beras Solok Rp15 ribu per kilogram.

"Masih stabil. Begitu juga dengan harga minyak goreng Rp10 ribu per liter dan harga gula pasir Rp10 ribu kilogram," ucapnya.

Begitu juga dengan harga sayur-sayuran, cabai, bawang merah, maupun jengkol. Meski sebagian besar bahan pangan ini dipasok dari Sumatera Barat, namun tidak ada peningkatan harga.

"Harganya stabil, tidak ada yang naik walaupun di Sumbar longsor dan jalan putus," sebut Siyah (63), salah satu pedagang sayuran.

Baca Lainnya : H-7 Natal, Harga Telur dan Ayam Makin naik

Untuk harga sayur buncis Rp10 ribu per kilogram, wortel Rp13 kilogram, terong Rp8 ribu per kilogram, labu siam Rp5 ribu per kilogram, sayur manis Rp8 ribu per kilogram, sawi putih Rp8 ribu per kilogram, daun bawang Rp12 ribu per kilogram. Begitu pula dengan jengkol yang harganya Rp5 ribu untuk 10 biji.

"Kalau pas Natal dan Tahun Baru biasanya meningkat. Kalau harga mahalnya sampai Rp10 ribu untuk 10 biji. Jengkolnya dari Pasaman dan Sibolga," tuturnya.

Untuk harga cabai merah juga masih stabil Rp28 per kilogram, tomat Rp 0 ribu per kilogram, cabai hijau Rp24 ribu per kilogram, bawang merah besar Rp30 ribu per kilogram, bawang merah kecil Rp20 ribu per kilogram dan telur Rp1.500 per butir. [RN]
 

Editor : Syahroni

Berita Terkait

29 Jan 2021
12 Jan 2021
24 Des 2020