trubus.id
6 Potensi Manfaat Lada untuk Kesehatan

6 Potensi Manfaat Lada untuk Kesehatan

Ayu Setyowati - Sabtu, 08 Des 2018 09:00 WIB

Trubus.id -- Seperti halnya garam, masakan Indonesia tanpa lada seperti ada yang kurang. Lada (Piper nigrum) alias merica bisa memberikan sentuhan rasa pedas yang khas. Ada dua jenis lada yang dikenal oleh masyarakat, yakni lada hitam dan lada putih. Namun, tahukah kamu selain dipakai sebagai bumbu dapur, ternyata terselip manfaat lada untuk bidang kesehatan yang sayang untuk dilewatkan? 

Sejarah mencatat, selain menjadi komoditas yang paling banyak diperdagangkan di seluruh dunia, ternyata lada juga sudah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional di India. Hingga kini, ada yang menganggap manfaat lada dapat menyembuhkan kondisi tertentu, seperti sakit perut, bronkhitis, malaria, dan kolera, meski masih diperlukan pembuktian lebih lanjut.

Berbagai Manfaat Lada untuk Kesehatan

Lada merupakan jenis rempah yang mengandung berbagai nutrisi yang baik untuk kesehatan. Satu sendok teh lada mengandung 6 kalori, 0,2 gram protein, 1,4 gram karbohidrat, dan 0,6 gram serat. Tak hanya itu, lada juga mengandung kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, kalium, vitamin A, B1, B2, B3, B6, serta vitamin K, meski dalam jumlah yang sedikit. Dengan nutrisi inilah, tidak heran jika lada dapat memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh.

Berikut adalah beberapa manfaat lada untuk kesehatan, yaitu:

Meredakan hidung tersumbat
Lada diketahui mengandung dekongestan alami yang mampu mengencerkan penumpukan lendir di saluran pernapasan. Dapatkan manfaat lada ini dengan cara mencampurkannya sedikit pada beberapa masakan berkuah seperti sup ayam.

Mencegah kerusakan sel
Antioksidan memang bisa diperoleh dari beragam buah dan sayuran. Begitu juga dengan lada, karena lada diketahui mengandung kadar antioksidan yang cukup tinggi. Selain itu, lada juga diketahui memiliki efek antiradang yang dapat mencegah kerusakan sel.

Baca Lainnya : Selain Selada, 5 Makanan Ini Juga Berpotensi Mengandung Bakteri E. Coli

Menghambat pertumbuhan bakteri
Menurut sebuah penelitian di laboratorium, ekstrak lada mampu menghambat pertumbuhan bakteri, seperti E. coli, Listeria, Salmonella, dan Staphylococcus. Ini karena lada memiliki sifat antibakteri alami yang mampu mencegah bakteri-bakteri tersebut berkembang di makanan.

Membantu mengobati penyakit lambung
Manfaat lada lebih jauh juga diketahui dapat membantu mencegah gangguan lambung. Ekstrak lada hitam yang memiliki efek antiradang dan antibakteri, ampuh dalam menghambat pertumbuhan bakteri H. pylori penyebab tukak lambung.

Mampu meredakan radang sendi
Mengutip laman Alodokter, selain memiliki sifat antibakteri, ternyata kandungan piperin pada lada juga bersifat antiradang yang diduga mampu mengurangi peradangan dan nyeri pada penderita arthritis. Sebuah penelitian bahkan mengungkapkan, piperin pada lada cukup untuk menghambat hormon prostaglandin serta zat interleukin yang dapat memicu peradangan pada sendi. Hanya saja, penelitian ini masih sebatas uji coba terhadap hewan.

Baca Lainnya : Wow, Lada Hitam Bantu Lawan Obesitas dan Perkuat Tulang

Mengontrol kadar gula darah
Minyak lada diduga mampu mencegah diabetes tipe 2. Sebuah penelitian bahkan mengungkapkan, kandungan piperin di lada mampu menurunkan kadar glukosa dalam darah, dan menghambat enzim amilase dalam memecah pati menjadi glukosa. 

Meski potensi manfaatnya untuk kesehatan cukup banyak, tetaplah bijak dalam mengonsumsi lada. Wanita hamil bahkan dianjurkan untuk tidak mengonsumsi lada secara berlebihan, untuk mengurangi risiko terjadinya keguguran. Untuk yang berkulit sensitif, hindari pula penggunaan lada di kulit, karena bisa menyebabkan rasa panas dan kemerahan. [NN]

Editor : Thomas Aquinus

Berita Terkait

28 Feb 2020
28 Feb 2020
28 Feb 2020

Baca Juga

Berita Lainnya