trubus.id
Peristiwa » LIPI Cegah Stunting dengan Pendekatan Holistik
LIPI Cegah Stunting dengan Pendekatan Holistik

LIPI Cegah Stunting dengan Pendekatan Holistik

Astri Sofyanti - Selasa, 30 Okt 2018 13:32 WIB

Trubus.id -- Stunting adalah kekerdilan pada bayi di bawah usia lima tahun yang disebabkan oleh gizi buruk. Masalah ini masih menjadi isu nasional yang perlu dituntaskan oleh pemerintah. Sebelumnya Menteri Kesehatan, Nila F Moeloek mengatakan, angka stunting di Indonesia mengalami penurunan menjadi 30,8 persen, angka tersebut terus menurun sekitar 6,4 persen dari lima tahun lalu.

Guna memperoleh gambaran tentang target kebijakan nasional dalam pencegahan stunting, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) telah melakukan penelitian sebagai upaya pencegahan stunting di Indonesia.

Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi (WNPG) yang dilakukan beberapa waktu lalu memberikan rekomendasi empat aspek pencegahan stunting, yakni regulasi dan kebijakan, program monitoring dan evaluasi, kelembagaan dan koordinasi, dan pemberdayaan masyarakat. 

Baca Lainnya: Ternyata, Ini Penyebab Stunting

“Selain empat aspek pokok, aspek riset juga sangat diperlukan untuk memperkuat kebijakan, program serta strategi pencegahan stunting sehingga rumusan WNPG dapat diterapkan oleh banyak pihak,” kata Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan LIPI, Tri Nuke Pudjiastuti saat ditemui di Gedung Widya Graha LIPI, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (30/10).

Lebih lanjut pihaknya menjelaskan, untuk menciptakan sinergi pencegahan stunting, grand design ini diselaraskan dengan Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) 2017-2045 yang disusun oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. 

“Hal ini menjadi kekuatan nasional dalam upaya mendorong kebijakan yang telah digariskan dalam penurunan prevalensi dan pencegahan stunting di Indonesia,” tambahnya.

Nuke mengatakan, RIRN 2017-2045 berupaya menyelaraskan kebutuhan riset jangka panjang dengan arah pembangunan nasional terkait ilmu pengetahuan dan teknologi. 

Baca Lainnya: 13 Ribu Lebih Anak-anak di Situbondo Menderita Stunting

“RIRN dirancang melalui pendekatan holistik yang mensinergikan kegiatan riset secara lintas institusi, lintas ranah dan berdasarkan fokus riset,” ucapnya kembali.

Menurutnya, pendekatan fokus riset dilakukan melalui pendekatan top down dan bottom up

“Pendekatan top down dilakukan dengan cara menetapkan prioritas berdasarkan kebutuhan makro dan tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia ke depan. Sementara pendekatan bottom up dilakukan dengan melihat potensi kekuatan sumber daya yang ada,” sebut Nuke. 

Editor : Karmin Winarta

Berita Terkait

29 Jan 2021
12 Jan 2021
24 Des 2020