trubus.id
Peristiwa » Peneliti LIPI: Infrastruktur Mampu Tingkatkan Devi...
Peneliti LIPI: Infrastruktur Mampu Tingkatkan Devisa dari Sektor Pariwisata

Peneliti LIPI: Infrastruktur Mampu Tingkatkan Devisa dari Sektor Pariwisata

Astri Sofyanti - Rabu, 17 Okt 2018 16:30 WIB

Trubus.id -- Peneliti dari Pusat Penelitian Ekonomi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Panky Tri Febiansyah mengungkapkan, keberadaan infrastruktur pariwisata seharusnya mempertegas pentingnya peran pemerintah untuk mendesain strategi secara komprehensif serta dapat terimplementasi dengan baik.

“Terlebih bila hal tersebut dihubungkan dengan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata. Apakah infrastruktur pariwisata saat ini sudah cukup tersedia dan layak,” ucapnya saat ditemui di Widya Graha LIPI, Gatot Subtoro, Jakarta Selatan, Rabu (17/10).

Lebih lanjut ia menjelaskan, desain pembangunan pariwisata yang berdaya saing secara komprehensif harus mencakup pilar infrastruktur fisik, sumber daya manusia, keuangan dan pembiayaan, serta tata kelola. 

Baca Lainnya : Peneliti LIPI Ungkap, Sektor Pariwisata Jadi Solusi Alternatif Saat Rupiah Lemah

“Dimensi tersebut diharapkan bisa menjadi patokan terwujudnya sektor pariwisata berkualitas baik sebagai sumber pendapatan alternatif serta menjadi identitas bangsa di tingkat global,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, ketersediaan dan kebutuhan infrastruktur penunjang pariwisata yang inklusif dan mampu berdaya saing. Menurut data LIPI, penerimaan devisa dari sektor pariwisata dalam negeri pada tahun 2017 sebesar 15 miliar dolar. Jumlah ini meningkat karena ada tren kenaikan jika dibanding tahun 2015 dengan devisa sebesar 13 miliar dollar AS.

Saat ini, peneliti ekonomi sektor pariwisata LIPI tengah mengembangkan pariwisata di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK Mandalika) di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Tanjung Kelayang yang berada di Bangka Belitung. Langkah ini difokuskan dalam pengembangan sektor pariwisata di tengah gejolak nilai tukar rupiah. Hal ini dilakukan karena, sektor pariwisata sangat penting dalam meningkatkan devisa negara. Kedua sektor pariwisata ini terus dikembangkan karena memiliki desa wisata yang berpotensi sebagai wisata populer baru dalam negeri.

Baca Lainnya : Karhutla Hingga Kabut Asap Dikhawatirkan Ancam Sektor Pariwisata Indonesia

"Pariwisata menjadi alternatif sumber peningkatan kesejahteraan masyarakat terlebih saat terjadi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar," ucapnya lagi.

Lebih lanjut dikatakan Panky, infrastruktur yang baik bisa membuat sektor pariwisata di Indonesia semakin menggeliat, infrastruktur yang baik juga bisa menjadi alat untuk menarik wisatawan mancanegara untuk datang ke Indonesia.

"Ketersediaan dan infrastruktur penunjang turut berpengaruh besar terhadap devisit. Selain itu, sektor pariwisata kita bisa menjaring tenaga kerja sebesar-besarnya," tutupnya. [RN]

Editor : Syahroni

Berita Terkait

29 Jan 2021
12 Jan 2021
24 Des 2020