trubus.id
Rawan Bencana, Indonesia Perlu Punya Satelit Khusus Pemantau

Rawan Bencana, Indonesia Perlu Punya Satelit Khusus Pemantau

Astri Sofyanti - Selasa, 09 Okt 2018 09:14 WIB

Trubus.id -- Letak Indonesia berada di wilayah rawan bencana alam. Penggunaan teknologi satelit menjadi suatu hal yang penting dalam upaya penanggulangan bencana. Oleh karena itu, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mendesak agar Indonesia segera memiliki satelit khusus yang berfungsi memantau bencana.

"Harusnya bisa dipercepat karena bencananya tidak bisa menunggu. Sudah saatnya kita punya satelit bencana karena kondisi bencana yang sangat beragam dan jutaan manusia tinggal (di daerah rawan bencana), perlu ada teknologi yang bisa mengamankan," demikian disampaikan Dwikorita melalui keterangan resminya di Jakarta, Selasa (9/10).

Baca Lainnya: 3 Teknologi Baru BMKG, Mampu Mempercepat Peringatan Dini Bencana

Menurutnya, memiliki satelit bencana sangat penting agar data lebih mudah didapatkan dan dapat memprediksi terjadinya bencana sehingga jumlah korban bisa ditekan seminimal mungkin.

BMKG saat ini telah memasang sensor pendeteksi gempa di sejumlah provinsi rawan gempa. Tapi peralatan tersebut tidak cukup memberikan data secara lengkap. 

Baca Lainnya: Jumlah Sensor Gempa-Tsunami di Indonesia, Masih Jauh dari Kata Memadai

"Seperti kasus di Palu, sensornya menyala, tidak rusak, tapi gagal kirim informasi," terangnya.

Lebih lanjut dikatakan Dwikorita, selain menjadi kebutuhan mendesak agar Indonesia memiliki satelit pendeteksi bencana, perbaikan pengelolaan tata ruang di kawasan rawan bencana juga perlu dilakukan.

"Di daerah yang rawan bencana, pemerintah harus menyiapkan shelter. Lalu pelan-pelan masyarakat dipindahkan, jangan tinggal di lokasi tersebut," ungkap Dwikorita. [KW]

Editor : Karmin Winarta

Berita Terkait

26 Okt 2020
19 Okt 2020
19 Okt 2020