trubus.id
Life » Risiko Stroke pada Perempuan Bisa Dikurangi dengan...
Risiko Stroke pada Perempuan Bisa Dikurangi dengan Diet Mediterania

Risiko Stroke pada Perempuan Bisa Dikurangi dengan Diet Mediterania

Ayu Setyowati - Sabtu, 06 Okt 2018 18:00 WIB

Trubus.id -- Dari sekian banyak metode diet, manfaat diet mediterania telah lama menjadi perhatian para ahli. Bahkan, beberapa mengklaim pola diet ini dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Meski sampai saat ini belum ada riset yang meneliti bagaimana pola diet tertentu dapat memengaruhi kesehatan pria dan wanita secara keseluruhan. 

Riset terbaru yang dilakukan peneliti di University of East Anglia menyimpulkan, wanita yang mengikuti pola diet mediterania memiliki risiko rendah untuk terkena stroke, dibandingkan pria. Riset yang dipublikasikan dalam Jurnal American Heart Association ini membuktikan wanita yang berusia setidaknya 40 tahun dapat mengurangi risiko stroke hingga lebih dari seperlima berkat diet mediterania. Uniknya, hal ini tak berlaku pada pria yang juga mengikuti pola diet serupa.

Baca Lainnya: Waspada, Inilah 5 Hubungan Penyakit Jantung dengan Stroke

Jadi, jenis makanan apa yang harus dikonsumsi wanita untuk menurunkan risiko stroke? Diet mediterania terinspirasi dari makanan yang biasa dikonsumsi oleh penduduk Spanyol, Italia, dan Yunani, yang terdiri dari berbagai jenis buah-buahan dan sayuran, banyak ikan, sejumlah produk susu dan daging dalam porsi kecil yang bersumber dari hewan selain ikan. 

Makanan khusus yang membentuk diet mediterania dapat bervariasi sesuai dengan budaya dan etnis yang berbeda. Namun, komponen yang menentukan diet pada dasarnya cenderung sama. Victoria Taylor, ahli diet senior di British Heart Foundation, menekankan pada konsumsi lemak sehat. Sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, sereal dan produk sereal, seperti roti gandum, pasta dan beras merah, termasuk di dalamnya. 

Baca Lainnya: Rutin Makan Telur Turunkan Risiko Stroke dan Sakit Jantung, Loh

Ia menambahkan, pola diet ini juga menyarankan konsumsi ikan daging putih, dan beberapa produk susu dalam jumlah sedang. Ini adalah kombinasi dari semua elemen yang tampaknya membawa manfaat kesehatan. Tapi, salah satu aspek utamanya adalah konsumsi lemak sehat.

Mengonsumsi jenis lemak yang tepat dalam jumlah yang wajar juga memberikan tubuh dan otak bahan bakar yang cukup. Yang harus diingat, riset ini dilakukan pada 23.232 peserta yang didominasi warga kulit putih. Hasil riset ini itu hasilnya dapat bervariasi untuk etnis yang berbeda. 


 

Editor : Karmin Winarta

Berita Terkait

29 Jan 2021
12 Jan 2021
24 Des 2020