trubus.id
Nuatan, Bioplastik yang Aman Dimakan

Nuatan, Bioplastik yang Aman Dimakan

Ayu Setyowati - Kamis, 04 Okt 2018 20:30 WIB

Trubus.id -- Solusi potensial untuk krisis pencemaran plastik dunia baru-baru ini diresmikan di London Design Festival. Crafting Plastics Studio yang didirikan oleh duo desain Vlasta Kubušová dan Miroslav Král, menciptakan alternatif alami terbuat dari tepung jagung, gula dan minyak goreng.

Menurut tim yang meneliti dan membangun bahan bahan canggih untuk desain avant garde mereka, Nuatan, demikian produk tersebut dinamai, memiliki kemungkinan untuk mengganti semua kemasan yang ada karena sangat aman. Bahkan, ikan pun dapat memakannya.

Sepintas, Nuatan mungkin tampak seperti plastik pada umumnya. Namun, Vlasta dan Miroslav menghabiskan enam tahun untuk memahami bioplastik dengan para ilmuwan material di Universitas Teknologi Slovakia.

Baca Lainnya : Mikroplastik Bisa Masuk ke Rantai Makanan dari Nyamuk

Waktu penelitian digunakan dengan baik lantaran komposisi Nuatan tahan lama, cepat terdegradasi dan aman untuk dicerna. Lebih tahan lama dibandingkan sampel bioplastik sebelumnya. Nuatan dapat bertahan hingga 15 tahun dan tahan di atas suhu 100 derajat Celcius.

"Untuk pertama kalinya, bahan bio based, biodegradable dapat dianggap sebagai pesaing dalam hal sifat dan kemampuan proses," jelas desainer.

Aplikasi Nuatan tidak terbatas lantaran campuran poli tidak terbatas pada pembentukan seperti plastik tradisional. Crafting Plastics Studio mendesain material untuk sukses dalam rantai produksi apa pun.

"Kami menggunakannya untuk pencetakan 3D, cetak injeksi dan teknologi manufaktur plastik lainnya," kata tim.

Baca Lainnya : Cangkang Kepiting Bisa Jadi Alternatif Pengganti Plastik Masa Depan 

Persetujuan sertifikat keamanan pangan akan berarti bahwa Nuatan dapat secara realistis mengganti semua kemasan karena bahannya dapat terurai. Komposer industri tidak akan kesulitan mengurai substansi. Solusi yang mungkin untuk menggantikan plastik sekali pakai seperti kantong plastik, piring, sedotan, botol air, peralatan makan dan lain-lain ditemukan dalam kombinasi yang dipatenkan dari Polyacid Acid (PLA) dari pati jagung dengan Polyhydroxybutyrate (PHB), jagung pati yang telah diolah oleh mikroorganisme.

Karena komposisi Nuatan tidak diformulasikan dari bahan baku berbasis karbon, dapat terdegradasi di dalam tubuh manusia atau hewan. Pada nilai konsumsi energi dan sumber daya yang lebih rendah dari plastik berbasis petroleum tradisional, Nuatan bisa dipakai untuk melestarikan lingkungan dan mengatasi perubahan iklim. [DF] 
 
 

Editor : Diah Fauziah

Berita Terkait

12 Jan 2021
24 Des 2020
21 Des 2020