trubus.id
Enam Hari Pascagempa dan Tsunami, Pasar Inpres Manonda di Palu Pulih Kembali

Enam Hari Pascagempa dan Tsunami, Pasar Inpres Manonda di Palu Pulih Kembali

Astri Sofyanti - Kamis, 04 Okt 2018 12:30 WIB

Trubus.id -- Gempa bumi berkekuatan 7,4 magnitudo yang menyebabkan tsunami di Palu-Donggala dan sekitarnya pada Jumat (28/9) lalu, membuat perekonomian di Palu, Sulawesi Tengah, lumpuh. Dan sekarang, enam hari pascagempa dan tsunami, perekonomian Kota Palu mulai menggeliat lagi.

Hal ini bisa dilihat dari dibukanya kembali aktivitas perdagangan di Kota Palu. Seperti yang terjadi di Pasar Inpres Manonda di Jalan Kunduri, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu. Pelan namun pasti, aktivitas di pasar mulai menggeliat. Padahal, usai gempa bumi dan tsunami terjadi, Pasar Inpres Manonda lumpuh total.

Ahmad, pedagang di Pasar Inpres Manonda mengungkapkan alasan dirinya kembali berjualan di pasar.

Baca Lainnya : Tak Ada Listrik dan Air, Tim Medis Tetap Lakukan Operasi Para Korban Gempa Palu-Donggala

"Alhamdulillah, saya rasa sudah mulai membaik. Mulai banyak masyarakat yang butuh belanja untuk kebutuhan makanan mereka di pengungsian. Makanya, saya dan pedagang lain mulai berjualan lagi," kata Ahmad di Pasar Inpres Manonda, Kamis (4/10).

Terlebih, ada imbauan dari pemerintah setempat agar para pedagang, khususnya mereka yang berjualan di pasar tradisional, memulai kembali aktivitasnya yang sempat terhenti.

"Dua hari lalu,saya dapat informasi itu dari media. Tim penyelamat juga kasih kabar kalau kondisi di Palu sudah mulai aman," ucapnya lagi.

Baca Lainnya : Bantu Korban Gempa-Tsunami Palu, Kementan Gelontorkan 300 Truk Beras

Bahkan, Samsul, pedagang lain mengaku jika dirinya mulai berjualan sejak dua hari lalu lantaran ia tak terlalu cemas tentang informasi akan terjadinya gempa susulan.

"Sudah biasa kami kalau gempa-gempa kecil. Karena dirasa kemarin itu sudah mulai baik setelah tsunami, makanya kami jualan kembali," tutur Samsul.

Berdasarkan informasi dari sejumlah pedagang di Pasar Inpres Manonda, meski usai terjadi bencana, harga kebutuhan pokok masih terbilang normal, sama seperti sebelum terjadi bencana. [DF]
 
 
 

Editor : Diah Fauziah

Berita Terkait

07 Sep 2020
31 Agu 2020
28 Agu 2020