trubus.id
Bayu Khrisnamurthi: SDGs Berjalan Baik Jika Basis Datanya Kuat

Bayu Khrisnamurthi: SDGs Berjalan Baik Jika Basis Datanya Kuat

Astri Sofyanti - Rabu, 03 Okt 2018 14:46 WIB

Trubus.id -- Seminar Nasional 'Agribusiness for SDGs' ini dilatarbelakangi upaya mulia sebagai komitmen bersama untuk mewujudkan kesejahteraan manusia. Agribisnis sendiri sebagai lintas sektor dalam pembangunan ekonomi memiliki peran yang sangat penting dalam upaya mewujudkan perbaikan kualitas hidup dan kesehteraan masyarakat. 

"Agribisnis ditantang untuk dapat bertransformasi menjadi kegiatan usaha inklusif dan berkelanjutan, sehingga tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia tercapai," kata Bayu Krisnamurthi selaku Inisiator Seminar Nasioal Business for SFGs sekaligus Ketua Pengurus Bina Swadaya, saat ditemui di IPB Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/10).

Gerakan Sustainable Development Goals (SDGs) mulai dilaksanakan pada September 2015 lalu. Target pemerintah Indonesia mampu mengaplikasikan 17 pilar SDGs yang akan berakhir pada tahun 2030 mendatang.

Baca Lainnya: Pemerintah, Perguruan Tinggi dan Masyarakat Berperan dalam Pencapaian SDGs di Indonesia

Tapi dalam pelaksanannya, untuk mencapai tujuan SDGs ada beberapa tantangan yang dihadapi. Pertama adalah pentingnya meningkatkan partisipasi pemerintah, perguruan tinggi, hingga masyarakat. Keterlibatan semua skateholder sangat penting dalam pelaksanaan SDGs di Indonesia.

Bahkan peningkatan partisipasi masyarakat untuk mencapai tujuan SDGs membutuhkan sumber daya sebanyak-banyaknya. Hal ini karena dalam praktiknya, pelaksanaan pilar-pilar SDGs berkaitan dengan banyak aspek kehidupan.

Menurut Bayu Krisnamurthi, tantangan yang tak kalah pentingnya adalah menyatukan data yang akan digunakan sebagai bahan dasar intervensi program-program SDGs. Penyediaan data inilah yang menjadi tugas bersama.

Baca Lainnya: Revitalisasi Desa Bina Swadaya Mempengaruhi Pencapaian SDGs di Indonesia

“Harus ada satu data yang benar-benar valid dan kuat untuk dijadikan pijakan bagi program SDGs. SDGs akan berjalan baik jika basis datanya kuat,” ucapnya.

Mengingat saat ini, belum adanya peta jalan yang terintegrasi dari pusat hingga daerah, penerapan SDGs di berbagai daerah sangat bergantung pada kemauan dari daerah yang bersangkutan.

Sebagai inisiator Seminar Nasional ini, Bayu menginginkan pembangunan berkelanjutan untuk mewujudkan masyarakat adil makmur, tidak ada kemiskinan, kelaparan dan semua masyarakat memiliki jaminan kesehatan.

Lebih lanjut Bayu mengatakan, SDGs harus dalam model bisnis, artinya, model bisnisnya harus mengakomodir SDGs, pilarnya adalah para pemuda. [KW]

Editor : Karmin Winarta

Berita Terkait

20 Nov 2020
20 Nov 2020
17 Nov 2020