trubus.id
Life » Fenomena Aneh, Setiap Tahun Permukaan Tanah di Des...
Fenomena Aneh, Setiap Tahun Permukaan Tanah di Desa Ini Naik Hingga 2 Cm

Fenomena Aneh, Setiap Tahun Permukaan Tanah di Desa Ini Naik Hingga 2 Cm

Syahroni - Selasa, 02 Okt 2018 17:15 WIB

Trubus.id -- Pergerakan tanah atau lempeng bumi memang bisa menjadi penyebab naik atau turunnya permukaan tanah di muka bumi. Namun demikian, teori ini nampaknya tidak sepenuhnya benar untuk menjelaskan penyebab naiknya permukaan tanah di sebuah desa kecil bernama Willand di Devon, Inggris ini.

Yah, seperti dikutip dari Odditycentral.com, fenomena naiknya tanah di desa ini telah membuat para ilmuwan menggaruk kepala. Pasalnya, setiap tahun permukaan tanah di desa itu naik hingga setinggi 2 sentimeter secara misterius. Bisa dikatakan, Desa Willand itu bergerak tapi tidak ada yang tahu penyebabnya.

Citra satelit yang menunjukkan naiknya permukaan tanah di Desa Willand. (Foto: Doc/ GVL)

Para peneliti di Geomatic Ventures Limited (GVL), sebuah perusahaan dari Universitas Nottingham, memiliki pekerjaan mengamati pergerakan tanah di seluruh Inggris melalui sebuah peta digital dengan menyusun citra satelit dari tahun 2015 sampai 2017.

Saat sedang menganalisi gambar citra satelit, mereka menemukan desa yang memiliki luas 1,2 mil itu terus meningkat sampai 2 cm setiap tahunnya. Fenomena seperti ini biasanya hanya terjadi di dalam pertambangan, tapi apa yang terjadi di Desa Willan benar-benar sesuatu yang langka dan membingungkan.

“Kami umumnya melihat peningkatan semacam ini di mana ada pekerjaan tambang dan sudah dihentikan,” kata Dr Andy Sowter, Kepala Kantor Teknis di GVL.

Saat ditelusuri lebih lanjut, di daerah Willand tidak ada bekas pertambangan sama sekali. Karena hal tersebut, para peneliti dibuat bingung dengan apa yang terjadi di desa tersebut. 

Namun para ahli menduga bahwa peningkatan seretan di Desa Willand penyebabnya terletak jauh di bawah tanah. Mereka khawatir di bawah tanah ada kebocoran besar atau pelepasan lingkungan yang nantinya bisa berdampak buruk.

“Saya pikir pihak berwenang harus pergi ke sana dan menyelidiki apa yang terjadi. Jika ada cairan merembas di bawah tanah atau semacam pembuangan limbah, maka itu bisa jadi ancaman untuk lingkungan,” tambah Dr Andy.

Penduduk desa mungkin tidak tahu tentang pergerakan tanah tempat mereka tinggal karena seluruh area meningkat secara bersamaan. Kerusakan bangunan juga tidak akan terjadi, tapi para peneliti khawatir akan ada dampak bagi rel kereta dan jalan raya nantinya. [RN]

Editor : Syahroni

Berita Terkait

29 Jan 2021
12 Jan 2021
24 Des 2020