trubus.id
Ekspor Udang Mantis Semakin Laris

Ekspor Udang Mantis Semakin Laris

Binsar Marulitua - Senin, 24 Sept 2018 15:45 WIB

Trubus.id -- Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Jambi mencatat, nilai ekspor udang mantis dari Provinsi Jambi sejak Januari hingga Agustus 2018, terus meningkat setiap bulannya.

Kepala Stasiun BKIPM Jambi, Ade Samsudin melalui Humas Sukarni menjelaskan, pengiriman atau ekspor udang mantis dari Jambi sejak Januari sampai dengan Agustus 2018 terus meningkat yakni sebanyak 1.926.327 ekor dengan frekuensi sebanyak 2.367 kali pengiriman. Total nilainya mencapai Rp144,4 miliar.

Dari data yang dikeluarkan BKIPM Jambi, pada Januari lalu nilai ekspor udang mantis tersebut mencapai nilai Rp20,806 miliar dengan frekuensi 318 kali pengiriman atau dengan volume sebanyak 277.420 ekor udang mantis.

Baca Lainnya : Susi Pudjiastuti: Ekspor Naik, Kenapa Pajak Perikanan Masih di Bawah 1 Persen? 

Kemudian pada Februari 2018, ada sebanyak 167 kali pengiriman udang mantis diekspor keluar dengan jumlah 138,800 ekor atau senilai Rp10,410 miliar. Sementara itu, di bulan Maret tercatat ada 259 kali pengiriman dengan jumlah 144.050 ekor atau senilai Rp10,803 miliar.

Pada April lalu, ekspor udang mantis Jambi sebanyak 359 kali dengan jumlah 207.900 ekor dengan nilai mencapai Rp15,592 miliar. Kemudian pada Mei 2018 ada 346 kali pengiriman dengan jumlah 234.150 ekor atau mencapai Rp17,561 miliar.

Baca Lainnya : Ekspor Perikanan Indonesia Naik pada Semester I Tahun 2018

"Sedangkan pada Juni 2018, nilai ekpsor udang mantis dari Jambi mencapai Rp16,305 miliar atau sebanyak 297 kali pengiriman ke luar negeri dengan jumlah 217.000 ekor udang mantis dari Jambi, disusul pada Juli mencapai Rp30,810 miliar atau angka terbesar pencapaian ekspor Jambi dengan jumlah 365 kali pengiriman dengan 410.803 ekor udang mantis yang diekspor," kata Sukarni.

Sementara itu pada Agustus lalu, ekspor Jambi udang mantis Jambi mencapai 256 kali pengiriman dengan jumlah 295.904 ekor atau mencapai nilai Rp22,185 miliar.

Terus meningkatnya pengiriman udang mantis melalui Propinsi Jambi tentu ini mengindikasikannnya stock hayati udang mantis yang melimpah di alam. Dalam rangka mencegah terjadinya penurunan hasil tangkapan sekaligus menjaga kelestarian populasi udang mantis, perlu dilakukan upaya domestikasi sebagai langkah awal dalam usaha pelestarian, diperlukan penelitian/kajian tentang  berbagai aspek seperti aspek biologi, ekologi, reproduksi, genetika, dan lain-lain. [RN]

Editor : Syahroni

Berita Terkait

12 Jan 2021
24 Des 2020
21 Des 2020