trubus.id
Hari Tani Nasional, Kadin Ajak Intitusi Pemerintahan Bahas Ketahanan Pangan

Hari Tani Nasional, Kadin Ajak Intitusi Pemerintahan Bahas Ketahanan Pangan

Astri Sofyanti - Senin, 24 Sept 2018 14:15 WIB

Trubus.id -- Dalam memperingati Hari Tani Nasional, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengajak sejumlah institusi pemerintahan seperti, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, dan Perum Bulog untuk membahas soal ketahanan pangan di Indonesia. Diskusi ini digelar di Menara Kadin, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (24/9).

"Kita ingin membicarakan ketahanan pangan sembilan bulan ke depan. Selain itu ada hal penting menjaga ketahanan pangan dan bagi kita di Kadin adalah pembahasan terkait komoditas beras, jagung, gula dan kedelai," ungkap Ketua Komite Tetap Ketahanan Pangan Kadin Indonesia Franciscus Welirang kepada awak media.

Baca Lainnya: Hari Tani Nasional, Pemerintah Diminta Perkuat Peran Organisasi Petani Untuk Percepat Reforma Agraria

Lebih lanjut Franky, nama akrabnya mengatakan, sejumlah komoditas utama di Indonesia seperti beras, jagung, gula, kedelai hingga ayam menjadi penting untuk diperhatikan oleh seluruh pemangku kepentingan dalam kaitannya dengan pengendalian inflasi di Indonesia.

Sementara itu, Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) yang turut hadir dalam diskusi ini mengungkapkan, ketahanan pangan di Indonesia belum sepenuhnya tercapai. Kondisi ini terjadi karena kebutuhan beras nasional selama ini masih dipenuhi oleh impor beras. 

Menurut Buwas, pemerintah belum bersinergi untuk benar-benar menghentikan impor beras dan mendorong petani lokal untuk dapat memproduksi beras lebih besar lagi sehingga kebutuhan beras nasional bisa dipenuhi oleh produksi dalam negeri.

Baca Lainnya: Harga Gabah Bagus, Petani Banyumas Diupayakan Tanam Lebih Cepat

"Saya miris negara agraris besar masa pangan impor. Apalagi kalau saya jadi petani, seolah-olah kita tidak berpihak ke petani. Jadi bagaimana kita berpikir sinergi membangun ketahanan pangan," terang Buwas.

Hal yang sama diungkapkan Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani. Ia menekankan, selain ketahanan pangan, Indonesia juga harus memenuhi target sebagai lumbung pangan dunia pada 2045 yang akan datang.

Meski begitu menurutnya, yang paling penting dilakukan adalah meningkatkan kesejahteraan para petani di Indonesia.

"Kesejahteraan petani kita meningkat membutuhkan banyak bantuan semua pihak mulai dari pengusaha sampai pengambil kebijakan (pemerintah)," ucap Rosan.[KW]

 

Editor : Karmin Winarta

Berita Terkait

07 Sep 2020
31 Agu 2020
28 Agu 2020