trubus.id
Life » Atasi Polusi Udara, India Usulkan Menara Penyaring...
Atasi Polusi Udara, India Usulkan Menara Penyaring Udara

Atasi Polusi Udara, India Usulkan Menara Penyaring Udara

Ayu Setyowati - Jumat, 21 Sept 2018 20:00 WIB

Trubus.id -- Selain sampah, polusi udara telah menjadi permasalahan utama bagi banyak kota di dunia. Baru-baru ini, perusahaan arsitektur Znera di Dubai mengusulkan konsep dramatis untuk mengatasi masalah polusi udara di New Delhi, India. Proyek itu ialah membangun menara penyaring dengan tinggi lebih dari 90 meter di sekitar New Delhi.

Ibu kota India yang disesaki manusia dan industri tersebut tercatat sebagai kota dengan kualitas terburuk di dunia menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Tingginya polusi udara di New Delhi disebabkan oleh pembangkit listrik di dalam batas kota, emisi gas diesel, polusi dari limbah industri dan debu proyek konstruksi.

Baca Lainnya : Hujan Asam Akibat Polusi Udara Hasilkan Tanah Longsor Fatal

Selain itu, pembakaran tanaman secara ilegal di daerah pertanian yang berdekatan dengan ibu kota ikut memperburuk keadaan. Menurut WHO, kontribusi kabut asap beracun 40 kali lebih tinggi dari batas aman.

Menurut pemberitaan Newsweek pada Selasa (19/9) lalu, proyek masa depan yang dinamai Smog itu bertujuan untuk menghilangkan polutan kecil di udara agar manusia dapat bernapas lebih aman. Nantinya, menara akan dibangun di sekitar kota yang memproduksi energi berbahan bakar tenaga surya dan gas hidrogen.

Znera mengklaim, setiap menara memiliki pod penyaring di bagian dasar dan pada baling-baling udaranya. Tujuannya agar menara penyaring dapat dengan efektif memurnikan lebih dari 3,2 juta meter kubik udara bersih setiap hari dan mengurangi tingkat polusi di daerah sekitar.

Baca Lainnya : Teknologi Flue Gas Desulfurization Mampu Kurangi Polusi Udara

Menurut para arsitek, partikel karbon yang ditangkap penyaring udara dapat didaur ulang menjadi produk lain seperti beton, graphene, pupuk, dan tinta. Hingga saat ini, proposal masih bersifat konseptual dan belum jelas apakah mereka akan layak digunakan.

Pihak perusahaan hanya berharap dapat menerima prototipe siap kerja dalam beberapa tahun mendatang. Sementara itu, proyek Smog telah dipilih untuk nominasi World Architecture Festival kategori Future Projects - Experimental tahun ini. Keseluruhan pemenang akan diumumkan pada akhir November nanti di Amsterdam, Belanda.

Menarik, ya. [DF]


 

Editor : Diah Fauziah

Berita Terkait

29 Jan 2021
12 Jan 2021
24 Des 2020