trubus.id
Life » Canggih, Pembersihan Sampah Plastik di Lautan Pasi...
Canggih, Pembersihan Sampah Plastik di Lautan Pasifik Pakai Pelampung

Canggih, Pembersihan Sampah Plastik di Lautan Pasifik Pakai Pelampung

Ayu Setyowati - Rabu, 12 Sept 2018 22:30 WIB

Trubus.id -- Sampah plastik sudah menjadi masalah di seluruh penjuru Bumi. Segala cara dilakukan untuk mengatasi sampah plastik. Saat ini, para pakar sedang menarik rangkaian pelampung sepanjang 600 meter dari San Francisco ke arah tengah Lautan Pasifik. Rangkaian pelampung itu diciptakan untuk mengumpulkan sampah plastik yang membentuk kawasan terapung dengan luas mencapai dua kali Pulau Kalimantan.

Rencananya, pelampung itu akan ditempatkan di Great Pacific Garbage Patch atau Pulau Sampah Besar di Lautan Pasifik. Sistem pengumpulan sampah plastik diciptakan oleh The Ocean Cleanup, organisasi yang didirikan oleh Boyan Slat, pemuda berusia 24 tahun asal Belanda.

Baca Lainnya : Sampah Plastik yang Dihancurkan Bisa Timbulkan Gas Rumah Kaca

Boyan mengatakan jika organisasinya menemukan sampah plastik yang telah terapung di laut sejak tahun 1960 dan 1970-an. Nantinya, pelampung sepanjang 600 meter itu dipasang dalam bentuk huruf U. Bisa mengurung semua sampah plastik yang kemudian diambil oleh kapal khusus setiap beberapa bulan untuk dibawa ke darat dan didaur ulang.

Canggihnya, pelampung penangkap sampah plastik itu dilengkapi dengan lampu bertenaga surya, kamera, sensor dan antena satelit. Sehingga, bisa diketahui keberadaannya setiap waktu.

Baca Lainnya : Gerakan Tanpa Sedotan, Tren Baru Mengurangi Sampah Plastik

Hingga saat ini, The Ocean Cleanup telah mendapat sumbangan US$30 juta atau setara dengan Rp445 miliar dari berbagai perusahaan. Dana tersebut diperuntukkan bagi pemasangan 60 pelampung di Lautan Pasifik menjelang tahun 2020.

"Salah satu tujuannya adalah menghilangkan 50 persen sampah plastik terapung yang sudah terkumpul sampai saat ini di Great Pacific Garbage Patch dalam lima tahun ke depan," kata Boyan.

Salut! [DF]

Editor : Diah Fauziah

Berita Terkait

29 Jan 2021
12 Jan 2021
24 Des 2020